Bus yang Masuk Jurang di Parigi Moutong Angkut Rombongan Guru dari Ponpes Gontor
·waktu baca 2 menit

Bus yang kecelakaan dan masuk ke jurang di KM 5 Toboli, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Rabu (3/5), rupanya mengangkut rombongan guru dari Pondok Pesantren Gontor. Juru bicara ponpes, Ahmad Saifulloh, menjelaskan rombongan tergabung dalam program Guru Pengabdi Alumni yang akan mengajar di Sulawesi Tengah.
"Sejumlah 29 guru tersebut ditugaskan untuk menjadi tenaga pengajar di PMDG Kampus 11 Ittihadul Ummah di Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah," kata Saifulloh dalam keterangannya, Kamis (4/5).
Saifulloh menjelaskan, rombongan berangkat dari Bandara Mutiara Sis Al-Jufri sebelum berangkat menuju Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 11 Putra Ittihadul Ummah, Poso, sekitar pukul 19.00 WITA. Sekitar pukul 20.30 WITA, mereka beristirahat dan makan malam sekitar setengah jam.
Namun, baru sampai daerah Toboli, bus yang mereka naiki kecelakaan karena sopir ingin mendahului mobil di depannya namun salah belok ke jurang. Akibat peristiwa ini, tiga orang meninggal dunia dan 26 lainnya terluka.
Ketiga orang korban yang meninggal di antaranya Muhammad Fathir asal Manado, Gustian Erlangga asal Palembang, dan Muhammad Rizky Pratama asal Riau.
"Korban seluruhnya dibawa ke RSUD Anutaloko Parigi guna penanganan lebih lanjut menggunakan ambulans RSUD dan puskesmas setempat," jelas Saifulloh.
Saat ini, lanjut dia, pihak pondok telah berkoordinasi dengan keluarga untuk memulangkan ketiga jenazah ke rumah masing-masing. Selain itu, pihak pondok juga berkoordinasi dengan polisi dan Jasa Raharja untuk mendata korban yang selamat.
"Adapun korban luka-luka, sejak tadi malam sudah mendapatkan penanganan di UGD RS Anuntaloko Parigi," pungkasnya.
