Butuh Penanganan Khusus, Aiptu Erwin Dirujuk ke RSPP

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala RS Polri Kombes Pol dr Musyafak memberikan keterangan pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Kamis (1/11). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala RS Polri Kombes Pol dr Musyafak memberikan keterangan pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Kamis (1/11). Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan

Salah satu polisi yang terbakar dalam demonstrasi di Cianjur, Jawa Barat, Aiptu Erwin, dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta Selatan. Sebelumnya Erwin menjalani perawatan medis di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Brigjen Pol Musyafak, mengatakan luka bakar yang dialami Erwin menyebabkan pembuluh darahnya terbuka. Oleh karena itu pihaknya langsung merujuk Erwin ke RSPP.

“Kemarin sempat dibawa ke RS Polri penanganan pertama untuk cakupan cairan, karena kan luka bakarnya luas menyebabkan pembuluh darah kapiler kan terbuka, banyak cairan keluar. Kami langsung penanganan cairan, Alhamdulilah stabil, baru kita rujuk tadi," ucap Musyafak saat dikonfirmasi, Jumat (16/8).

Kondisi anggota polisi di Cianjur yang terbakar saat kawal demo mahasiswa. Foto: Dok. Istimewa

Saat ini kondisi Erwin sudah stabil. Meski begitu, Erwin masih butuh penanganan khusus, sebab luka yang dialami Erwin tak bisa dianggap biasa.

“Stabil (kondisi) tapi, memang butuh penanganan khusus karena lukanya terbuka perlu tempat khusus,” kata dia.

Sebelumnya empat polisi terbakar saat mengawal demo mahasiswa dari OKP Cipayung Plus di Cianjur, Jabar. Mereka dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Jakarta dan Jawa Barat.

Anggota Polres Cianjur yang terbakar, yakni Aiptu Erwin, Bripda Yudi Muslim, Bripda FA Simbolon, dan Briptu Anif.

embed from external kumparan