Buya Syafii Minta Akpol Rekrut Santri, Polri Sebut 47 Sudah Pendidikan Perwira

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau akrab disapa Buya Syafii meminta Akpol (Akademi Polisi) merekrut santri. Hal ini untuk mempermudah penanganan radikalisme.

Terkait hal itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, rekrutmen terhadap santri sudah dilakukan sejak 2017. Bahkan dari data yang ada terdapat 47 santri telah mengikuti pendidikan perwira.

“Adapun rinciannya 44 santri mengikuti pendidikan Bintara dan 47 santri mengikuti pendidikan Perwira,” kata Dedi lewat keterangannya, Kamis (2/12).

Vaksinasi untuk 3 ribu santri di Pondok Pesantren milik Said Aqil Siradj di Cirebon, Minggu (29/8). Foto: Muhammad Darisman/kumparan

Dedi menyebut, Polri secara konsisten membuka rekrutmen anggota bersumber dari pesantren, hafiz Al-quran hingga siswa berprestasi agama lainnya.

"Polri dari tahun 2017 sampai dengan saat ini sudah melaksanakan kegiatan rekrutmen anggota Polri dari Perwira sampai Bintara yang memiliki latar belakang santri, hafiz Quran, juara MTQ dan siswa berprestasi agama lainnya dari berbagai provinsi," ujar Dedi.

kumparan post embed

Menurut Dedi, data pendaftaran terakhir menunjukkan rekrutmen Bintara tahun 2020/2021 kategori hafiz Al-quran sebanyak 55 orang, Musabaqah Qiroatil Kutub (MQK) sebanyak 1 orang dan Musabaqah Mutawatil Quran (MTQ) sebanyak 9 orang.

"Sesuai kebijakan Kapolri pola rekrutmen tersebut akan terus dilaksanakan oleh Polri," tandasnya.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri. Foto: Polri

Sebelumnya, Buya Syafii Maarif memberikan usulan kepada Polri. Buya meminta institusi Polri merekrut santri berkualitas untuk bergabung dalam pendidikan Akpol.

"Saya Ahmad Syafi'i Ma'arif Salah seorang warga negara yang sudah berusia 80-an. Dengan ini berharap kepada pihak kepolisian, terutama Kapolri dan jajarannya, untuk merekrut para santri menjadi Akpol," kata Buya dalam video yang viral di media sosial tersebut, Selasa (30/11).