Calon Dewas KPK Pilihan Jokowi: Jaksa, Hakim, dan Mantan Pimpinan KPK

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku sudah mengantongi nama-nama calon anggota Dewan Pengawas KPK. Meski demikian, Jokowi masih belum mau menyebut nama-nama calon Dewas KPK.
Jokowi menyebut nama-nama yang ada belum final. Ia menegaskan akan mengumumkannya segera.
"Ya, namanya nama sudah masuk. Tapi belum kita finalkan karena kan yang diambil lima (orang)," kata Jokowi di Kalimantan Timur, Jakarta, Rabu (18/12).
Jokowi menuturkan, calon Dewan Pengawas KPK berasal dari berbagai latar belakang. Mulai dari mantan pimpinan KPK, jaksa, akademisi, hingga dari kalangan ekonomi.
"Ada dari hakim, jaksa ada, dari mantan (pimpinan) KPK ada, dari ekonom ada, dari akademisi ada, dari ahli pidana. Namanya nanti, ya, ditunggu, sehari saja kok," ujarnya.
Jokowi memastikan nama-nama yang sudah masuk memiliki latar belakang yang cukup baik.
"Namanya nama yang baiklah. Saya memastikan nama yang baik," pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, Dewan Pengawas KPK akan dilantik bersamaan dengan pimpinan KPK pada 20 Desember 2019. Juru bicara presiden, Fadjroel Rachman, menyatakan Jokowi tak akan memilih sosok yang masih aktif sebagai penegak hukum. Meski dalam Pasal 69A ayat (2) UU KPK yang baru, dimungkinkan memilih penegak hukum aktif, asalkan berpengalaman minimal 15 tahun.
Paling tidak, lanjut Fadjroel, Jokowi akan memilih pensiunan penegak hukum. Pengumuman nama itu berbarengan dengan pelantikan lima pimpinan KPK periode 2019-2023.
