Cara Unik Jemaah Haji Cianjur Tandai Koper: Ikatkan Boneka, Sandal Jepit, Serbet

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Koper diikatkan boneka bebek.  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Koper diikatkan boneka bebek. Foto: Dok. Istimewa

Para calon jemaah haji asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, punya cara unik agar kopernya tidak tertukar dengan yang lain. Maklum, koper dari Kementerian Agama RI itu bentuk dan warnanya sama semua.

Sehingga, ada yang mengikatkan pita, cangkir, sandal jepit, hingga boneka.

Koper diikatkan boneka beruang. Foto: Dok. Istimewa

"Ada yang menggunakan pita dan potongan kain beragam warna, ada juga yang sengaja memasang sendal jepit, botol bekas, cangkir, sampai boneka imut yang dijadikan ciri khusus oleh para jemaah yang akan berangkat ke tanah suci," kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, Rian Fauzi, kepada wartawan, Selasa (23/5).

Disebutkan Rian, semakin nyentrik tanda khusus pada koper jemaah, akan membuat mereka merasa tenang dan mudah mengenali koper bawaannya ketika tiba di tanah suci Mekkah sampai sepulangnya nanti ke tanah air.

Tumpukan koper calon jemaah haji. Foto: Dok. Istimewa

"Padahal, di bagian depan koper sudah terdapat foto dan identitas calon jemaah haji. Bahkan, setiap kelompok atau rombongan bus dari kloter haji asal Kabupaten Cianjur ini masing-masing diberikan warna tali koper yang berbeda agar lebih memudahkan pemiliknya mengenali koper bawaannya," jelasnya.

Rian mengungkapkan, pemberian tanda khusus pada koper bawaan milik jemaah calon haji sudah menjadi kebiasaan dan tradisi yang dilakukan para jemaah saat proses pemberangkatan haji.

Koper diikatkan pita. Foto: Dok. Istimewa

"Jadi setiap rombongan itu dikasih tanda sesuai yang ditetapkan oleh Kemenag. Adapun jemaah haji yang inisiatif untuk memberikan tanda itu berupa ada dengan pita ada dengan syal, ada dengan sarung, kerudung, boneka, banyak lah yang lainnya. Yang penting tidak mengganggu untuk pendistribusian. Tapi harus diingat, barang-barang yang digunakan sebagai tanda dilarang menggunakan barang berbahaya atau pun benda tajam," pungkasnya.

Sandal jepit pun jadi penanda. Foto: Dok. Istimewa
Kali ini, serbet. Foto: Dok. Istimewa
Koper-koper para calon jemaah haji. Foto: Dok. Istimewa