Cegah Penyebaran Varian Delta, Singapura Perketat Pembatasan Kegiatan
·waktu baca 1 menit

Kementerian Kesehatan Singapura memutuskan untuk memperketat pembatasan kegiatan. Kebijakan diambil usai lonjakan COVID-19 terjadi di Negeri Singa.
Penyebab melonjak kasus COVID-19 adalah menyebarnya varian Delta. Varian asal India itu lebih menular dibanding varian yang sudah ada sebelumnya.
Pada 16 Juli 2021, terdapat penambahan 61 kasus baru. Sudah dua hari berturut-turut penambahan kasus COVID-19 di Singapura di atas 50 kasus.
Bagi Singapura angka tersebut merupakan jumlah yang besar. Rata-rata penambahan kasus di Singapura biasa hanya belasan atau satu digit.
Lantaran kasus terus melonjak Singapura akhirnya membatasi kerumunan. Warga yang ingin makan di restoran dibatasi dua orang.
Pembatasan akan dimulai pada pekan depan, demikian dikutip dari Reuters.
Meski demikian, pembatasan tidak berlaku bagi warga yang sudah menerima vaksinasi dosis penuh. Mereka diizinkan makan di restoran sampai lima orang satu meja.
Saat ini total kasus infeksi virus corona di Singapura mencapai 62.913. Sebanyak 36 di antaranya meninggal dunia.
