Cerita Bupati dan Wabup Bangli Donasikan Gaji Bantu Warga Terdampak PPKM Level 3

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga saat di kawasan pintu masuk Desa Wisata Penglipuran, Bangli, Bali. Foto:  ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
zoom-in-whitePerbesar
Warga saat di kawasan pintu masuk Desa Wisata Penglipuran, Bangli, Bali. Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Pandemi corona membuat perekonomian masyarakat terpuruk 1,5 tahun belakangan, terlebih dengan adanya penerapan pembatasan kegiatan masyarakat.

Hal tersebut juga dirasakan warga Bali saat PPKM Darurat, kemudian kini dilanjut PPKM Level 3. Penanggulangan warga terdampak PPKM Level 3 ini menjadi fokus utama Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta dan Wakil Bupati I Wayan Diar.

kumparan post embed

Upaya keduanya patut dicontoh. Musaabnya, sebagai kepala daerah, Sedana Arta dan Wayan Diar kompak mendonasikan gaji untuk membantu warga terdampak PPKM Level 3. Gaji mereka pada Juli digunakan untuk membeli sejumlah sembako.

"Jadi selama satu bulan ini kita donasikan, karena ini kan menjawab PPKM sampai tanggal 25 Juli ini," kata Sedana Arta saat dihubungi Kamis (22/7).

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta. Foto: Instagram/@sedanaartaofficial

Sedana Arta menuturkan, gaji tersebut telah diserahkan kepada tim penyalur bantuan yang dikelola Pemkab Bangli, untuk kemudian disalurkan dalam bentuk 7 ribu paket sembako.

Ini kan konsepnya sesuai dengan ajaran leluhur kita, di mana sifat gotong royong itu kita bangkitkan dan diwujudkan dalam aksi-aksi kehidupan kita dalam bermasyarakat.

-Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta.

Ajak DPRD Bangli dan ASN Turut Sumbangkan Gaji

Ia juga mengajak seluruh Forkopimda, anggota DPRD Bangli, hingga pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan ASN di lingkungan Pemkab Bangli bersedia melakukan hal yang sama.

Sedana Arta juga berharap masing-masing kepala instansi mengkoordinasikan pengumpulan bantuan. Misalnya, satu orang staf menyumbang satu paket sembako

"(Kemudian) misalnya pimpinan DPRD 15 paket, anggota DPRD 15 paket, jadi berjenjang hingga staf satu paket," kata dia.

Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta. Foto: Banglikab

Menurutnya, saling membantu adalah kewajiban sebagai manusia untuk meringankan beban sesama.

"Jadi kita sebagai manusia tunjukkan ini (bentuk) solidaritas dan empati. Ini bentuk semangat yang harus kita gelora kan, karena beban yang berat ini kalau kita pikul sama-sama tentu akan lebih ringan," jelas Sedana Arta.

Tak lupa, ia juga mengimbau masyarakat di Kabupaten Bangli untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan di berbagai kegiatan. Sebab, kasus harian positif COVID-19 di Bali masih tinggi.

"Kegiatan yang menimbulkan kerumunan masyarakat juga harus benar-benar dibatasi dan disepakati untuk benar-benar ketat mematuhi protokol kesehatan," imbau dia.