Cerita Mega Pilih Ganjar Capres: Awas Tak Ngomong Petugas Partai, Untung Nurut
·waktu baca 2 menit

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menyatakan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat dan Pemerintah dalam mengusung kadernya maju di Pemilu. Termasuk saat menunjuk bacapres Ganjar Pranowo.
Megawati lalu menceritakan pesannya pada Ganjar saat sebelum diumumkan ke publik. Kepada Ganjar, Mega meminta agar menyatakan diri sebagai kader partai, dan petugas partai.
"Jadi kalau saya milih orang itu bukan kepentingan PDI Perjuangan saja, tapi kemaslahatan pemerintahan Indonesia terus berjalan," kata Megawati saat menerima Ketum PAN Zulkifli Hasan di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Jumat (2/6).
"Jadi kalau pilih Pak Ganjar itu bukan meskipun memang bilang 'awas kalau kamu tidak ngomong ya kalau kader partai, petugas partai'. Sadar juga untung beliau nurut," lanjut Mega.
Presiden ke-5 RI itu menuturkan dalam mengusung capres-cawapres harus dimaknai sebagai upaya partai menghadirkan kesejahteraan bagi bangsa.
"Jadi begitu, jadi harus makna itu terus dikumpulkan. Ini bukan saja kepentingan partai atau perorangan, ini adalah kemaslahatan bagi Indonesia seperti apa," ucapnya.
Megawati pun meminta seluruh pihak bersabar menunggu cawapres Ganjar di 2024. Ia mengaku masih menampung sejumlah aspirasi nama cawapres untuk dipertimbangkan.
"Sabar aja, yang urusan cawapres lho. Saya sudah juga bilang pada Pak Zul karena kita inikan berteman, datang dengan suasana sejuk. Kalau ada yang ingin diusulkan ya monggo saja," tutupnya.
