Cerita Tetangga soal Penangkapan Terduga Teroris di Cipayung

Seorang pria bernama Agus diamankan pihak kepolisian, karena diduga memiliki keterlibatan dengan teror bom Kampung Melayu. Kediaman Agus di Jalan Bambu Kuning RT 07 RW 02, Kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, digerebek dan digeledah oleh pihak kepolisian sekitar pukul 14.00 WIB.
Sukardi yang merupakan tetangga Agus mengatakan bahwa pria berumur 40 tahun tersebut merupakan orang asli di wilayah itu. Agus memiliki seorang istri dan seorang anak berumur 10 tahun.
Baca juga: Polisi Tangkap Orang Terkait Bom Kampung Melayu di Cipayung

"Pak Agus umur 40 tahun, itu rumahnya sendiri, rumah asli orang sini, kerja serabutan," kata Sukardi kepada kumparan (kumparan.com), di lokasi kejadian, Selasa (30/5).
Dalam kesehariannya, Sukardi melihat Agus jarang berinteraksi dengan warga. "Biasanya cuma lewat saja, terus pergi, ya cuek. Istri bercadar, kalau Pak Agus sering memakai celana ngatung, ya berjenggot," kata Sukardi mendeskripsikan ciri-ciri Agus.
Warga sekitar tak menyangka Agus bisa terlibat aktivitas seperti itu. Karena selama ini warga tak pernah melihat aktivitas mencurigakan di rumah Agus.
Baca juga: Bom Kampung Melayu dan Durian untuk Ibu yang Tak Pernah Sampai

"Biasa aja, malah warga juga enggak nyangka," kata Sukardi.
Menurut Sukardi, penggerebekan dilakukan polisi sejak pagi tadi. Sementara penggeledahan dilakukan dari pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Saat ini tampak polisi memasang police line di sekeliling rumah Agus, dan membawa beberapa barang bukti dari dalam rumah.

"Warga sempat melihat tadi polisi ke belakang rumah nyari HP, katanya yang dibuang sama pelaku," ucapnya.
