China Enggan Berkomentar soal Pemecatan Menlu Qin Gang: Tak Ada Informasi
ยทwaktu baca 2 menit

Kementerian Luar Negeri China enggan berkomentar mengenai pemecatan Menteri Luar Negeri Qin Gang yang terjadi secara tiba-tiba kemarin, Selasa (25/7).
Mereka juga enggan berkomentar soal alasan mengapa berita yang menyangkut Qin mendadak hilang dari situs web Kementerian Luar Negeri China.
Dikutip dari AFP, penolakan ini disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, dalam sebuah konferensi pers pada Rabu (26/7).
Ketika ditanya wartawan tentang pemecatan Qin, Mao hanya merujuk pada artikel dari media lokal yang dikelola pemerintah, Xinhua. Dia menolak untuk memberikan informasi lebih lanjut.
"Xinhua telah mempublikasikan informasi. Anda bisa merujuk ke sana," kata Mao.
Informasi di Xinhua yang dimaksud Mao berisi rapat legislatif yang menyetujui penunjukan Wang Yi sebagai menlu baru China, menggeser Qin Gang. Tak disebutkan alasan pergantian itu.
Setelah didesak berulang kali oleh wartawan untuk memberikan rincian lebih lanjut mengenai nasib Qin, Mao mengatakan keputusan yang dibuat oleh pemerintah Partai Komunis China dan Presiden Xi Jinping sudah 'sangat jelas'.
"Saya sarankan Anda semua mengacu pada hal itu. Saya tidak memiliki informasi tambahan," pungkasnya.
Pada pagi hari ini semua referensi di situs web resmi Kementerian Luar Negeri China yang berkaitan dengan Qin tiba-tiba telah dihapus.
Namun, nama Qin masih muncul di situs-situs web pemerintah China lainnya โ seperti di Dewan Negara, Kementerian Perdagangan, dan media pemerintah.
Ketika Mao ditanya perihal tersebut, dia mengisrayatkan bahwa seluruh informasi yang ada di situs web Kementerian Luar Negeri China saat ini telah disesuaikan relevansinya.
"Informasi di situs web Kementerian Luar Negeri diperbarui sesuai dengan peraturan manajemen yang relevan," kata Mao.
Selama ini, pemerintah Beijing masih menutup mulut terkait keberadaan Qin yang menghilang dari publik lebih dari satu bulan lamanya.
Qin terakhir kali tersorot publik di Beijing, saat menjumpai delegasi dari Rusia, Sri Lanka, dan Vietnam pada 25 Juni 2023. Tepat satu bulan setelahnya, beredar kabar bahwa posisi Qin telah digantikan oleh pendahulunya, Wang Yi.
Belakangan ini, beredar pula di media sosial berbagai spekulasi bahwa Qin memiliki masalah kesehatan hingga isu soal perselingkuhannya dengan seorang jurnalis dari stasiun televisi Hong Kong.
Namun, sampai sekarang belum ada jawaban pasti dari pemerintah Beijing terkait misteri keberadaan Dubes China untuk AS ini dan alasan pemecatannya.
