CIA Dituduh Diam-diam Kumpulkan Data Pribadi Warga AS

Dua anggota Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) menuding Badan Intelijen Pusat (CIA) memiliki penyimpanan data rahasia yang mencakup informasi warga.
Senator Oregon Ron Wyden dan Senator New Mexico Martin Heinrich menuduh CIA memiliki program untuk mengumpulkan informasi secara massal. Keduanya lantas mengirim surat kepada pejabat CIA tentang program yang dianggap melanggar hukum tersebut.
Surat yang dikirim pada April tahun lalu tersebut diungkap pada Kamis (10/2). Namun, sebagian besar dari surat dan dokumen yang dirilis oleh CIA disamarkan.
“Sangat penting bahwa Kongres tidak membuat undang-undang tanpa kesadaran akan program CIA, dan bahwa publik Amerika tidak disesatkan dengan dibuat percaya bahwa reformasi dalam undang-undang otorisasi ulang mana pun secara menyeluruh mencakup pengumpulan catatan IC,” tulis para senator dalam laporan mereka seperti dikutip dari AP.
Berdasarkan surat Wyden dan Heinrich, program tersebut berada di bawah wewenang Perintah Eksekutif 12333 yang secara luas mengatur aktivitas komunitas intelijen pada 1981. Namun, program itu tetap melanggar undang-undang yang telah disahkan dan direformasi oleh Kongres.
Dokumen tambahan yang dirilis oleh CIA mengungkapkan rincian terbatas mengenai program itu. Mereka hanya mengatakan, program tersebut digunakan untuk mengumpulkan data keuangan yang digunakan ISIS. Tetapi, terkadang secara tidak disengaja menjerat informasi warga AS.
Dokumen itu menyatakan, sebuah peringatan akan muncul dalam program ketika seorang analis mencari informasi tentang warga AS. Oleh karenanya, program itu tidak bisa mencari informasi warganya dengan sembarangan.
Walau begitu, seorang pengacara American Civil Liberties Union, Patrick Toomey, mengatakan pengawasan oleh CIA kerap dilakukan tanpa persetujuan pengadilan.
“Laporan-laporan ini menimbulkan pertanyaan serius tentang jenis informasi yang disedot oleh CIA secara massal dan bagaimana agen tersebut mengeksploitasi informasi itu untuk memata-matai orang Amerika,” ujar Toomey.
Pedoman dan undang-undang yang dianut badan-badan intelijen AS dalam melaksanakan tugasnya direvisi dalam waktu ke waktu. Hal itu dilakukan demi menanggapi laporan pelanggaran tentang pengawasan domestik.
“CIA mengakui dan menganggap sangat serius kewajiban kami untuk menghormati privasi dan kebebasan sipil warga AS dalam menjalankan misi keamanan nasional vital kami,” ujar petugas privasi dan kebebasan sipil CIA, Kristi Scott.
