Citra Satelit Wilayah Arab Saudi di Tahun 2000 vs 2023: Kini Lebih Hijau
·waktu baca 2 menit

Pemandangan tak biasa muncul di Makkah. Kota suci di Arab Saudi tujuan umrah yang biasanya gersang itu berubah menjadi hijau. Pemandangan langka itu pun viral di media sosial.
Jemaan umrah asal Indonesia, Aiko, juga mengakui bahwa wajah Makkah berubah. Saat dirinya umrah jelang pergantian tahun, katanya, suasana di rute Makkah-Madinah berubah menjadi hijau. Padahal, wilayah di sana masih tampak colekat saat ia umrah pada April 2022 lalu.
Otoritas pemerintah Makkah juga mengunggah video pemandangan hijau di wilayahnya. Mereka menegaskan bahwa tanaman hijau itu tumbuh karena hujan yang mengguyur belakangan ini.
“Pegunungan Makkah diselimuti tanaman hijau setelah hujan baru-baru ini,” tulis mereka.
Hujan memang sering turun di Makkah sejak akhir 2022 hingga saat ini. Bahkan, hujan pernah memicu banjir bandang pada 23 Desember 2022, menyeret puluhan mobil, dan berakhir dengan mobil yang saling bertumpukan.
Berdasarkan visualisasi yang ditampilkan Arabia Weather, kawasan Arab Saudi pada awal tahun 2023 ini memang sebagian jadi hijau. Kami lalu membandingkannya dengan citra satelit Google Maps pada tahun 2000.
Dengan menyandingkan dua objek yang sama di waktu yang berbeda, terlihat bahwa Arab Saudi kini sudah lebih hijau karena sering hujan. Berikut adalah gambarannya.
Terlepas dari hujan yang berkepanjangan, pemerintah Kerajaan Arab Saudi memang punya program besar penghijauan. Program bernama Saudi Green Initiative (SGI) itu fokus pada penanaman pohon.
Dikutip dari situs resminya, SGI merupakan program nasional Kerajaan Arab Saudi. Program ambisius itu bertujuan memerangi perubahan iklim.
Program yang diluncurkan pada tahun 2021 itu punya target menanam 10 miliar pohon di seluruh kawasan Arab Saudi. Pemerintah berniat untuk merehabilitasi setidaknya 40 juta hektar kawasan gurun untuk memulihkan fungsi ekologi yang vital, meningkatkan kualitas udara, mengurangi terjadinya badai pasir, dan lain-lain.
Saat ini, program SGI telah tersebar di 12 wilayah. Termasuk di kota-kota besar seperti Makkah, Jeddah, dan Riyadh.
Pada tahun 2022, kurang lebih 60.000 hektar lahan sudah direhabilitasi. Dengan 18 juta pohon yang sudah tertanam, serta 250.000 budidaya semak.
