Corona Luar Jawa Meningkat, Menkes Tiru Pola Penanganan di Jawa

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/2). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengikuti rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/2). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Menkes Budi Gunadi Sadikin memastikan angka penularan corona di Pulau Jawa perlahan mulai menurun. Akan tetapi, kenaikan justru terjadi di beberapa daerah di luar Pulau Jawa.

Untuk mengantisipasi peningkatan kasus corona di luar Pulau Jawa, Budi merencanakan sebuah tindakan untuk mereplikasi upaya yang sejauh ini berjalan baik di Jawa, seperti memperbanyak testing.

"Kita masih melihat beberapa daerah belum turun dan malah ada kenaikan terutama daerah luar Jawa tapi berdasarkan pengalaman di Jawa, kita akan replikasikan keluar Jawa," ujar Budi Gunadi Sadikin dalam pernyataannya di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/8).

"Jadi bagaimana testing-nya di tingkatkan supaya cepat mengetahui siapa yang kena," sambungnya.

kumparan post embed
Petugas medis melakukan rapid test antigen kepada penumpang pesawat udara di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (24/12). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO

Soal kebutuhan tempat tidur bagi individu yang terpapar corona, kata Budi, pihaknya juga akan menyiapkan lokasi isolasi terpusat. Rencana itu dimaksudkan untuk mengurangi jumlah pasien isoman yang berpotensi menimbulkan klaster keluarga.

Tak hanya itu, Budi juga akan segera memerintahkan pihak RS untuk menyiapkan jumlah tempat tidur lebih. Termasuk soal penyediaan satgas oksigen untuk memantau jumlah kebutuhan oksigen bagi seluruh pasien yang dirawat di RS.

"Kita tingkatkan juga isolasi terpusatnya agar cepat diisolasi dan tidak menularkan keluarganya. kita konversikan kamar-kamar RS jadi kamar-kamar COVID kalau nanti masuk tempatnya cukup," ucap Budi.

"Kita siapkan satgas oksigen seperti di jawa sehingga teman-teman provinsi luar jawa lebih siap identifikasi RS kalau ada yang kekurangan oksigen," lanjut dia.

Pengawalan distribusi oksigen ke sejumlah rumah sakit di Bali. Foto: Polda Bali

Selain itu, untuk urusan obat-obatan, Budi memastikan pihaknya terus menggenjot jumlah bahan baku. Sehingga pihak produsen dapat mengakselerasi produksi obat untuk kebutuhan di beberapa daerah.

"Penyalurannya seperti apa dan penyaluran obat-obatannya untuk teman-teman ketahui sekarang kan kemarin naiknya kita kali sampai 12 kali lipat," kata Budi.

"Sehingga juga membutuhkan waktu untuk persiapan penambahan bahan baku dan proses produksinya sekarang juga sudah lebih siap insya allah itu bisa mempersiapkan kasus-kasus luar jawa dengan mencontoh bagaimana kita menangani kasus ini di jawa," tutupnya.