Dahnil soal Wacana Penundaan Pemilu 2024: Pak Prabowo Hormati Konstitusi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Koordinator juru bicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzhar Simanjutak saat konferensi pers di Kertanegara,  jakarta. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Koordinator juru bicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzhar Simanjutak saat konferensi pers di Kertanegara, jakarta. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan

Juru bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, angkat bicara mengenai pernyataan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang mengusulkan Pemilu 2024 ditunda satu atau dua tahun maksimal.

Pernyataan itu disampaikan Cak Imin usai menerima pengusaha hingga kalangan UMKM.

Terkait wacana penundaan Pemilu, Dahnil menegaskan Prabowo tetap pada sikap untuk menghormati konstitusi yang berlaku di Indonesia.

"Terkait dengan wacana penundaan Pemilu 2024, Pak Prabowo Subianto menyatakan beliau menghormati konstitusi kita dan ingin terus menjaga konstitusi kita, serta merawat demokrasi kita yang sehat," kata Dahnil melalui pernyataan video, Selasa (1/3).

Menhan Prabowo Subianto bahas laporan keuangan Kemenhan Tahun 2021 dengan BPK RI. Foto: Dok. Biro Humas Setjen Kemhan

Selain itu, demi memastikan sistem demokrasi yang sehat dapat terwujud, Dahnil menyatakan Prabowo sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah tokoh politik.

"Pak Prabowo juga terus berkomunikasi dan bersilaturahmi dengan tokoh-tokoh politik lainnya baik dari parpol maupun tokoh lainnya," kata Dahnil.

kumparan post embed

Sebelumnya, usulan dari Cak Imin itu sempat menuai pro dan kontra. Belakangan NasDem dan PDIP menolak usulan Cak Imin.

Mereka tetap berpegang pada konstitusi bahwa Pemilu diadakan 5 tahun sekali dengan masa jabatan presiden, wakil presiden, DPR hingga DPD hanya 2 periode.