Dalam Sebulan RT Rawan Corona di Jakarta Terus Turun: Tersisa 3.058 RT

PPKM skala mikro diperpanjang hingga 19 April 2021. Kebijakan ini memberi dampak baik bagi penekanan penyebaran corona, termasuk di Jakarta.
Salah satu indikator keberhasilan PPKM mikro yang dirasakan di Jakarta, yakni turunnya jumlah RT yang masuk dalam daerah rawan corona. Dalam waktu satu bulan, jumlahnya berhasil turun hingga seribu lebih.
Dikutip dari situs corona.jakarta.id, Selasa (6/4), data per 1 April 2021, total RT yang masih masuk dalam wilayah rawan corona mencapai 3.058 RT. Total RT di Jakarta, yakni 30.417 RT atau masih ada 10% RT rawan.
Rincian jumlah RT rawan per wilayah, yakni Jakarta Pusat 233 RT, Jakarta Timur 760 RT, Jakarta Barat 917 RT, Jakarta Selatan 701 RT, Jakarta Utara 445 RT, dan Kepulauan Seribu 2 RT.
Angka ini turun cukup drastis bila dibandingkan data sebelumnya. Pada 25 Februari 2021, total ada 4.609 RT di Jakarta yang masih masuk dalam zona rawan. Saat itu, Jakarta Timur terbanyak dengan 1.272 RT.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang PPKM Mikro mulai 6-19 April 2021. Perpanjangan ini tertuang Keputusan Gubernur Nomor 405 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro dan Instruksi Gubernur Nomor 18 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro tingkat RT.
Anies berharap PPKM mikro yang nantinya bertepatan dengan Ramadhan dapat meningkatkan disiplin warga terhadap prokes dan tetap di rumah saja.
"Warga kembali diimbau untuk tidak hanya patuh terhadap 3M, melainkan juga harus mengurangi mobilitas, serta mencegah keramaian yang dirasa tidak perlu. Saat bulan Ramadhan, bisa dijadikan momentum bagi kita untuk terus meningkatkan imunitas sembari menjalankan ibadah puasa agar terhindar dari risiko keterpaparan," kata Anies.
