Dalang Senior Warseno Slank Tutup Usia karena Sakit Jantung

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dalang Senior Warseno Slank. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Dalang Senior Warseno Slank. Foto: Dok. Istimewa

Kabar duka menyelimuti dunia kesenian nasional, Ki Dalang Wayang Warseno Slank meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Solo, pukul 04.30 WIB, Kamis (12/12).

Ki Dalang yang memiliki nama lengkap Warseno Hardjo Darsono ini merupakan satu-satunya dalang yang bergelar doktor.

Kabar duka tersebut dibenarkan keponakan almarhum, Jatmiko, yang menyebut almarhum sebelum meninggal dunia menjalani rawat inap di RS PKU Muhammadiyah selama tiga hari.

“Beliau meninggal dunia setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan selama tiga hari di rumah sakit PKU Solo lantaran menderita sakit jantung,” ujar Jatmiko, Kamis (12/12).

Dalang Ki Dalang Warseno Slank yang lahir 18 Juni 1965 itu adalah adik kandung dalang Ki Anom Suroto. Nama Warseno Slank moncer dan mulai dikenal di dunia wayang kulit lantaran sering "nyleneh" dengan menyuguhkan cerita/lakon wayang di luar pakem.

Meski kondang sebagai dalang wayang, sejatinya Ki Warseno adalah sarjana pertanian, lulus S1 dari Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Solo.

Bahkan dia menyelesaikan pendidikan sampai tingkat doktor di UNS Solo. Warseno meninggalkan seorang istri, Asih Purwaningtyas, dua anak, dan seorang cucu.

Jatmiko mengatakan pemakaman almarhum dilakukan pukul 13.00 WIB di makam Depokan Juwiring Klaten.

Pemberangkatan pemakaman dari kediaman rumah duka di Griya Duhkito, Kranggan RT 02/RW18 Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.