Debt Collector Tarik Paksa Motor Ibu-ibu di Jalan Depok, Berujung Mediasi Polisi
·waktu baca 2 menit

Tiga orang diduga debt collector menarik paksa sepeda motor milik seorang ibu-ibu di Jalan Sentosa Raya, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Selasa (5/5). Tindakan itu menimbulkan keributan sebab korban dibela oleh warga sekitar. Kemacetan juga sempat terjadi.
Mustakim, salah satu warga yang membela korban, menceritakan insiden tersebut.
"Debt collector kayaknya sudah mengincar, mereka langsung meminta motor yang dibawa ibu itu,” kata Mustakim.
"Pengguna jalan dan warga sempat mendekati debt collector, karena debt collector menarik motor dengan cara membentak seorang ibu,” tambahnya.
Menurut Mustakim, warga dan pengguna jalan turun tangan membantu korban karena merasa kesal dengan cara debt collector menarik kendaraan tersebut. Sempat terjadi pemukulan dalam insiden itu.
Debt collector dan ibu tersebut kemudian dibawa oleh polisi.
“Sepertinya dilakukan mediasi di Polsek Sukmajaya,” ucap Mustakim.
Polisi Mediasi
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.17 WIB. Polisi menerima laporan dari warga terkait keributan tersebut, lalu mendatangi lokasi.
“Debt collector ingin menarik kendaraan motor, karena sudah menunggak selama tiga bulan,” ungkap Made.
Karena terjadi keributan, lanjut Made, polisi membawa kedua pihak tersebut ke Polsek Sukmajaya. Di sana dilakukan mediasi.
Dari hasil mediasi kedua pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan. Mereka telah membuat surat pernyataan di atas materai.
“Untuk terkait dengan tunggakan selama tiga bulan, disepakati diselesaikan di kantor leasing kendaraan di Jalan Kartini, Pancoran Mas, Depok,” ujar Made.
