Demi Investasi, Wanita di Bali Gasak Uang Temannya Rp 20 Juta

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mesin ATM (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mesin ATM (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Nasib nahas menimpa Yenti (22), uangnya di ATM sebesar Rp 20 juta raib digasak temannya sendiri, Titin (26). Kini, Titin telah ditangkap jajaran Polsek Denpasar Barat di Jalan Teuku Umar, Denpasar, Bali.

Kejadian ini bermula pada Kamis (27/12) lalu, Titin menemani Yenti membayar uang tiket perjalanan online melalui ATM. Rencananya, Yenti akan berangkat ke Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (28/12).

Saat memasukkan nomor pin ATM untuk transaksi, Yenti tidak waspada karena percaya kepada Titin. Sebaliknya, Titin memanfaatkan momen itu untuk mengintip PIN ATM Yenti. Usai transaksi, Titin ikut kembali ke kos Yenti untuk menginap. Saat menginap, Titin pun mencuri ATM di dompet Yenti.

"Sampai di kos korban menaruh dompet dan tasnya di atas meja dan Titin menginap di kamar korban. Keesokan harinya pukul 04.45 WITA korban berangkat ke Bandara Ngurah Rai untuk menuju Sukabumi," kata Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Aji Yoga Sekar dalam rilisnya, Kamis (10/1).

Ilustrasi kartu ATM (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kartu ATM (Foto: Pixabay)

Saat di bandara, Yenti ingin menarik duit dari ATM. Namun, ia tak menemukan kartu ATM miliknya dan meminta pihak bank memblokir rekeningnya.

"Korban mengecek ke bank ternyata saldonya sudah berkurang Rp 20 juta. Korban merasa curiga dengan temennya yang menginap di kamar mengambil (kartu) ATM korban, " ucapnya.

Tidak terima perlakuan temannya itu, Yenti pun melaporkan Titin ke petugas polisi. Titin ditangkap Sabtu, (5/1) lalu. Saat diinterogasi, Titin mengaku mengambil kartu ATM milik Yenti untuk investasi usaha.