Demo Mahasiswa Tolak Perppu Cipta Kerja di DPR Diwarnai Aksi Bakar Ban

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Demo menolak Perppu Cipta Kerja di depan DPR, Jakarta, Senin (20/3/2023).  Foto: Annisa Thahira Madina/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Demo menolak Perppu Cipta Kerja di depan DPR, Jakarta, Senin (20/3/2023). Foto: Annisa Thahira Madina/kumparan

Sejumlah mahasiswa berdemo di depan gedung DPR RI, Jakarta, untuk menolak Perppu Cipta Kerja. Demo ini juga diwarnai aksi bakar ban.

Pantauan kumparan di lokasi, hingga pukul 18.00 WIB, massa masih berkumpul dan berorasi di depan gerbang DPR. Akibatnya, Jalan Gatot Subroto nontol arah Slipi macet.

Sejumlah kertas juga dipasang di pagar berduri. Kertas-kertas itu memuat foto Menteri Keuangan Sri Mulyani dan tulisan "Rp 300 Triliunnya di Mana Bu Sri?" Beragam spanduk lain yang memuat "Tolak Perppu Cipta Kerja" hingga "Tolak Penundaan Pemilu 2024" juga ikut dipasang di sekitar gerbang.

Demo menolak Perppu Cipta Kerja di depan DPR, Jakarta, Senin (20/3/2023). Foto: Annisa Thahira Madina/kumparan

Di sela orasi, massa juga menyanyikan sejumlah lagu seperti "Totalitas Perjuangan" dan "Buruh Tani".

Hingga pukul 18.40 WIB, demo masih berlangsung namun mahasiswa itu bersiap untuk membubarkan diri.

DPR sebelumnya telah menyetujui bisa membawa Perppu Cipta Kerja ke rapat paripurna Februari lalu. Perppu tersebut diterbitkan untuk menjawab keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam mengisi kekosongan hukum pada UU Cipta Kerja.

kumparan post embed

Hal ini disetujui dalam rapat Baleg yang dihadiri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menaker Ida Fauziyah. Ada tujuh fraksi yang menyetujui Perppu Cipta Kerja dilanjutkan pembahasannya yaitu PDIP, Gerindra, Golkar, NasDem, PKB, PAN, dan PPP. Sementara, PKS dan Demokrat menolak.

Wakil Ketua DPR RI Lodewijk F Paulus mengungkap Perppu Cipta Kerja ditargetkan disetujui besok dalam rapat paripurna.

"Insyaallah besok, Selasa," ujar Lodewijk.