Demokrat Bela Ibas soal Kinerja saat Pandemi, Urai Peran di Komisi dan Fraksi
·waktu baca 2 menit

Kritikan Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) terkait penanganan COVID-19 di tanah air yang dikhawatirkan menjadi 'nation failed' menuai ragam reaksi. Ada yang mendukung ada pula yang sinis.
Soal kinerja hingga keaktifan Ibas hadir dalam rapat-rapat di DPR juga dipersoalkan. Hal itu bisa dilihat dari cuitan Anggota DPR F-Gerindra Andre Rosiade.
Andre mempertanyakan kinerja Ibas di saat darurat COVID-19. Merespons hal ini, Sekretaris Fraksi Demokrat DPR Marwan Cik Asan menegaskan Ibas aktif menyampaikan pandangannya di DPR.
"Beliau (Ibas) juga aktif menyampaikan pandangan-pandangan politiknya baik sebagai anggota Komisi VI ataupun pimpinan Badan Anggaran," kata Marwan saat dimintai tanggapan, Jumat (9/7).
"Sebagai ketua fraksi, beliau selalu memberikan arahan-arahan strategis terhadap seluruh keputusan Fraksi Partai Demokrat di DPR baik komisi badan dan paripurna," sambung Marwan.
Lebih lanjut, legislator dapil Lampung ini meminta publik atau sejumlah orang yang nyinyir atas pernyataan Ibas, bersikap adil.
"Jangan karena berseberangan, atau tidak suka, lalu kehilangan sikap fair, sikap adil. Mengapa? Karena di bawah Mas Ibas, fraksi kami sejak awal sudah terjun langsung membantu rakyat yang kesusahan. Kami berpartisipasi, membantu pemerintah dengan cara kami, bukan hanya mengkritik,’’ ujar Marwan.
Marwan merasa tidak perlu membeberkan secara rinci bantuan yang sudah diberikan. Terpenting saat ini, kepedulian dan aksi langsung itu bisa dipastikan telah dan masih berlangsung hingga kini.
‘'Situasinya memang nyata-nyata darurat, sementara pemerintah tampak kewalahan. Makanya Mas Ibas mengingatkan. Soal apa yang diperbuat, silakan dilacak. Mudah kok, menemukan jejak digital apa yang dilakukan Demokrat baik DPP maupun FPD, bahkan Mas Ibas pribadi. Kami kritik pake argumentasi dan data, Anda jawab asbun, ya repot,’’ tegas Marwan.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Nusyirwan Soejono, menyentil Ibas Yudhoyono soal penilaian failed nation terkait penanganan pandemi corona langsung disentil politikus PDIP.
"Baru pada masa Pandemi COVDI-19 Ibas Yudhoyono dapat menilai Pemerintah," jelas Ketua DPP PDIP Nusyirwan Soejono, Jumat (9/7).
"Karena mungkin selama Pemerintahan Presiden Jokowi, Ibas sulit mencari kesalahan kinerja Pemerintah, baru sekarang ada celah untuk bicara karena menyangkut berbagai aspek kehidupan, yang tentu kalau dicari kelemahan tentu selalu ada," imbuhnya.
Politikus Gerindra Andre Rosiade menilai, sebaiknya Ibas lebih baik datang rapat komisi di Senayan dan berbuat nyata daripada 'teriak-teriak' di luar.
"Di saat Sumbar butuh kenaikan kuota BBM, gua berjuang dan alhamdulillah berhasil. Ibas ngapain bro?" tulis Andre dalam kicauannya, seperti dilihat, Jumat (9/7).
