Demokrat Dukung Anies: You Will Command Koalisi Perubahan; Bintang Terang RI

Bakal calon presiden Anies Baswedan menghadiri pertemuan Rapat Terbatas DPP Partai Demokrat membahas gagasan perubahan di 2024. Usai pertemuan, Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan Anies sebagai pemimpin Koalisi Perubahan.
"Bapak Anies Baswedan, dengan rendah hati, semua sudah kami lakukan untuk meyakinkan bahwa perahu koalisi ini berlayar. You are the leader, you are the superstar, and you will command Koalisi Perubahan ini," ucap AHY dalam jumpa pers bersama Anies di DPP Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta, Kamis (2/3).
AHY mengatakan, Majelis Tinggi Partai Demokrat sudah menggelar pertemuan tadi malam dan menegaskan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai bakal capres bersama NasDem dan PKS.
Di kesempatan itu, Anies juga balik memuji putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.
"Hari ini Mas AHY sebagai salah satu putra terbaik bangsa, bintang terang di langit Indonesia telah menjadi penerus kepemimpinan SBY di Demokrat. Yang bisa saya sampaikan, Partai Demokrat is in a good hand," kata Anies.
Anies juga memuji kinerja SBY saat menjabat sebagai presiden. Menurutnya, SBY adalah presiden yang menjaga netralitas hukum dan demokrasi di Indonesia.
"Ini tidak lepas barangkali dari sejarah, bahwa beliau Pak SBY adalah presiden Indonesia pertama yang dipilih secara langsung oleh rakyat di dalam sebuah pesta demokrasi tahun 2004 waktu itu," ungkap Anies.
"Dan selama memegang amanah sebagai pemimpin di negeri ini Pak SBY bukan hanya menjaga aturan demokrasi, tapi juga menjaga etika demokrasi. Menjaga netralitas baik di dalam penegakan hukum, maupun netralitas di dalam proses pergantian kekuasaan," imbuhnya.
Dalam sambutannya, Anies lalu membahas soal potensi polarisasi dalam setiap kontestasi politik. Kata Anies, kontestasi yang tanpa orang, tanpa agama, tanpa keyakinan dan tanpa suku pun sarat akan polarisasi.
"Misalnya Brexit. Itu terjadi polarisasi di Inggris. Padahal enggak ada orangnya. Bagaimana kontestasi ada orangnya? Pasti ada polarisasi," ungkap Anies.
Anies mengatakan, jika yang berada di dalam kontestasi itu laki-laki dan perempuan, pasti isu gender yang dominan. Kalau di dalam kontestasi itu adalah suku, pasti isu etnis yang muncul.
"Kalau di pilkada itu antara putra daerah dan putra luar daerah, isu putra daerah muncul. Kalau di dalam pemilu itu, antara satu agama Islam, satu agama Kristen, pasti isu agama muncul," ucapnya.
Mantan Gubernur DKI ini lalu mengucapkan terima kasih karena Partai Demokrat sekali lagi menegaskan mendorong dirinya secara penuh untuk maju di Pilpres 2024. Anies pun tak ragu menerima amanah tersebut dan menyatakan siap.
"Izinkan saya menyampaikan dengan kerendahan hati dan izin rida Allah SWT menerima dan mengemban amanah besar ini untuk berjalan bersama menuju perubahan," tutup Anies.
