Deretan Keluarga Kerajaan dan Pejabat Inggris yang Terinfeksi Virus Corona

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ratu Elizabeth II dengan kotak merah ikoniknya. Foto: Instagram/@theroyalfamily
zoom-in-whitePerbesar
Ratu Elizabeth II dengan kotak merah ikoniknya. Foto: Instagram/@theroyalfamily

Buckingham Palace pada Minggu, (20/02/2022) mengumumkan Ratu Inggris Elizabeth II positif virus corona.

Dikutip dari pernyataan istana, Ratu Elizabeth yang akan genap berusia 96 tahun pada bulan April mendatang, kini mengalami gejala ringan seperti flu.

Ratu berencana untuk tetap melaksanakan tugas-tugas ringan di Windsor dalam seminggu ke depan, dan akan menerima seluruh prosedur perawatan medis yang sesuai.

Selain Ratu Elizabeth II terdapat sejumlah anggota Kerajaan Inggris dan anggota pemerintahan yang pernah atau masih terinfeksi COVID-19, berikut daftarnya:

Pangeran Charles

Pangeran Charles Foto: Getty Images

Pewaris takhta Kerajaan Inggris Pangeran Charles juga pernah terinfeksi virus corona. Bukan sekali tapi dua kali eks suami Puteri Diana itu tertular corona.

Menurut pernyataan Clarence House, Pangeran Charles menerima hasil tes positif COVID-19 pada Kamis, 10 Februari 2022. Kali pertama Pangeran Charles terinfeksi corona adalah pada Maret 2020 silam.

Camilla

Camilla Parker Bowles naik kereta kuda selama Parade Ulang Tahun Ratu, 'Trooping the Colour,' di London pada 13 Juni 2015. Foto: Ben Stansall/AFP

Sama seperti Pangeran Charles, sang istri Camilla Duchess of Cornwall juga terinfeksi corona

Camilla Duchess of Cornwall menerima hasil tes positif COVID-19 pada Senin, 14 Februari 2022 dan saat ini tengah menjalani isolasi mandiri.

Berdasarkan laporan Clarence House, baik Pangeran Charles maupun istrinya Camilla telah menerima tiga dosis vaksin COVID-19.

Pangeran William

Pangeran William saat menonton langsung pertandingan antara Inggris vs Jerman. Foto: Frank Augstein/Reuters

Pangeran William juga merupakan anggota keluarga istana yang dilaporkan pernah terinfeksi COVID-19 pada April 2020, beberapa hari setelah ayahnya terinfeksi pertama kali.

Namun, berita tentang hasil tes positif Pangeran William tidak disebarkan secara publik. Pangeran William telah menerima dosis vaksin corona pada Mei 2021 lalu.

PM Boris Johnson

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berbicara di Konferensi Perubahan Iklim PBB COP26 di Glasgow, Inggris. Foto: ANDY BUCHANAN/AFP

Perdana Menteri Boris Johnson pernah dites positif COVID-19 pada 27 Maret 2020. Seperti dikutip dalam New York Times, gejala yang dialami Johnson semasa terinfeksi cukup parah hingga sempat mendapat perawatan di ICU.

Johnson merupakan pemimpin negara pertama yang terinfeksi COVID-19. Johnson kini telah mendapatkan 3 dosis vaksin corona. Dosis terakhir (booster) ia dapatkan pada Desember 2021 lalu.

Menteri Pendidikan Nadhim Zahawi

Nadhim Zahawi. Foto: Justin Tallis/AFP

Zahawi dikabarkan positif COVID-19 pada 31 Januari 2022 silam. Dalam kicauannya di Twitter, ia mengatakan telah menerima 3 dosis vaksin.

Menlu Liz Truss

Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss Foto: Thailand Government House via REUTERS

Menteri Luar Negeri, Liz Truss, juga pernah dikabarkan positif COVID-19 pada Selasa, 1 Februari 2022. Selain Liz. Saat Truss terinfeksi corona, Inggris sedang berhadapan dengan gelombang Omicron.

Menteri untuk Perawatan dan Kesehatan Mental Gillian Keegan

Gillian Keegan, Menteri Inggris. Foto: Instagram/@gilliankeeganmp

Saat dikabarkan terinfeksi corona pada 9 Februari 2022 lalu Gillian Keegan memicu kemarahan warga Inggris. Sebab, saat kabar tersebut diterima Keegan sedang menemui seorang warga Inggris.

Alih-alih menghentikan perbincangan, Keegan malah terus melanjutkan pembicaraan. Aksi Keegan kemudian diprotes warga Inggris.

Atas kecerobohannya tersebut, Keegan langsung menyampaikan permintaan maaf terbuka.

Penulis: Airin Sukon, Sekar Ayu