Diabetes Jadi Penyakit Paling Mematikan Nomor 3 di Indonesia

1 Oktober 2022 12:01
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
com-Ilustrasi diabetes. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi diabetes. Foto: Shutterstock
Kapan terakhir kali kamu mengonsumsi minuman manis? Tahukah kamu bahwa minuman tersebut dapat membunuhmu?
Ya, konsumsi gula dapat secara langsung meningkatkan risiko diabetes. Itu dapat terjadi lantaran dampak kandungan fruktosanya pada hati.
Nah, asupan tinggi fruktosa diketahui dapat meningkatkan risiko terjadinya perlemakan hati, peradangan, dan resistensi insulin lokal. Efek ini dapat memicu produksi insulin abnormal di pankreas dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di Journal of Diabetes Investigation, seseorang yang rutin minum minuman manis memiliki risiko 25 persen lebih besar untuk kena diabetes.
Hal lain yang perlu kamu ketahui adalah, diabetes menjadi penyakit mematikan nomor 3 di Indonesia menurut WHO. Angka kematiannya mencapai 40,78 per 100 ribu jiwa.
Selain itu, Indonesia masuk lima besar negara dengan kasus diabetes tertinggi di dunia. Menurut data International Diabetes Federation (IDF), Indonesia menduduki peringkat lima pada tahun 2021.
Menurut data IDF, ada 19,5 juta orang Indonesia berumur 20-79 tahun yang kena diabetes di Indonesia. Sedangkan, China menduduki peringkat satu dari 215 negara dengan 140,9 juta kasus diabetes.
IDF juga memprediksi Indonesia masih akan menduduki peringkat 5 di 2045 mendatang. Perkiraannya, kasus diabetes Indonesia akan mencapai 28,6 juta atau meroket 46,6 persen.
Pada tahun 2011, kasus diabetes di Indonesia masih ada di angka 7,29 juta. Artinya, kasus diabetes di Indonesia meningkat 166,94 persen dalam 10 tahun terakhir.
Reporter: Tri Vosa Ginting