Dibawa ke Yogya, Pesawat N250 BJ Habibie Sempat 'Nyangkut' di Gardu Tol Semarang

kumparanNEWSverified-green

comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pesawat buatan BJ Habibie yaitu N250-100 yang pertama kali terbang di 1995. Foto: Resya Firmansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pesawat buatan BJ Habibie yaitu N250-100 yang pertama kali terbang di 1995. Foto: Resya Firmansyah/kumparan

Pesawat N250 Gatot Koco karya almarhum Presiden ke-3 RI, BJ Habibie, pada akhirnya harus menerima nasib menjadi penghuni Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Yogyakarta.

Pesawat tersebut pada Kamis (20/8) menempuh perjalanan darat ke Yogyakarta setelah dibongkar menjadi beberapa bagian agar mudah diangkut. Namun rupanya di tengah perjalanan, pesawat itu dikabarkan tersangkut di Gardu Tol Banyumanik, Semarang.

Manajer Operasi PT Trans Marga Jawa Tengah (TMJ), Fauzi Abdurrahman, mengkonfirmasi adanya peristiwa tersebut. Namun Fauzi menyatakan bagian pesawat tersebut belum benar-benar nyangkut lantaran truk yang membawanya berhenti sebelum melintasi pintu tol.

“(Betul kejadian) jam 19.30 WIB,” kata Fauzi saat dikonfirmasi, pada Kamis (20/8) malam.

X post embed

Fauzi mengatakan, tinggi muatan tidak cukup untuk melintasi gardu yang saat itu dilewati. Sehingga, truk pengangkut pesawat itu pun mundur dan melintas lewat gerbang yang lebih tinggi.

“Dialihkan ke gardu paling kanan yang lebih besar,” ucapnya.

Upaya perpindahan gerbang tol itu memakan waktu cukup lama hingga sekitar pukul 22.00 WIB. Saat ini pesawat tersebut sudah kembali melanjutkan perjalanan via tol dan belum ada informasi terkait kendala lainnya dalam perjalanan.

Pesawat N250 BJ Habibie sempat nyangkut di Gardu Tol Semarang. Foto: Dok. Istimewa

Diketahui yang pernah menjadi kebanggan Indonesia pada era Orde Baru tersebut akan diserahterimakan secara resmi kepada Muspusdirla Yogyakarta pada 25 Agustus.

Acara serah terima rencananya dihadiri Panglima TNI, Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Direktur Utama PT DI beserta jajaran pejabat di lingkungan TNI AU dan PT DI.

Infografik Pesawat N250 Gatotkaca. Foto: Maulana Saputra/kumparan
kumparan post embed