Dilema Listyo Sigit: Kelola Jabatan Senior, Regenerasi Junior

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo bersiap mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri di ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/1). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo bersiap mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri di ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/1). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Komjen Listyo Sigit selangkah lagi akan dilantik menjadi Kapolri. DPR akan menggelar paripurna persetujuan Sigit sebagai Kapolri, lalu Presiden akan melantiknya.

Sebelum sampai di titik itu, Sigit sudah dihadapkan dengan sejumlah masalah internal. Salah satunya soal penumpukan jenderal.

Pria yang kini masih menjabat sebagai Kabareskrim itu merupakan lulusan Akpol 1991. Bila nanti dilantik sebagai Kapolri, dia secara resmi melewati setidaknya 5 angkatan di atasnya.

Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan)bersiap mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri di ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/1). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Para senior memang ikut mendampingi Sigit selama menjalani fit and proper test di Komisi III DPR. Setelah ini, Sigit tetap harus memperhatikan bagaimana mengelola jabatan para senior bintang tiga yang sudah menempati sejumlah jabatan strategis itu.

Berikut daftar para senior Sigit:

  • Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Akpol 1988, Solok, Sumatra Barat, 28 Juni 1965, umur 55 tahun, pensiun 2023

  • Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto, Akpol 1987, Cilacap, Jawa Tengah, 19 Februari 1965 umur 55 tahun, pensiun 2023

  • Kabaharkam Polri Komjen Agus Adriyanto, Akpol 1989, Blora, Jawa Tengah, 16 Februari 1967, umur 53 tahun, pensiun 2025

  • Kabaintelkam Polri Komjen Rycko Amelza Dahniel, Akpol 1988, Bogor, Jawa Barat, 14 Agustus 1966, umur 54 tahun, pensiun 2024

  • Kalemdiklat Polri Komjen Arief Sulistyanto, Akpol 1987, Nganjuk, Jawa Timur, 24 Maret 1965, umur 55 tahun, pensiun 2023

  • Kepala BNN Komjen Petrus Reinhard Golose, Akpol 1988, Manado, Sulawesi Utara, 27 November 1965, umur 55 tahun, pensiun 2023

  • Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar, Akpol 1988, Jakarta, 25 Maret 1965, umur 55 tahun, pensiun 2023

  • Sestama Lemhannas Komjen Pol Didid Widjanardi, Akpol 1986, Surakarta, Jawa Tengah, 14 Januari 1963, umur 58 tahun, pensiun 2021

  • Wakil Kepala BSSN Komjen Dharma Pongrekun, Akpol 1988, Palu, 12 Januari 1966, umur 55, pensiun 2024

  • Ketua KPK Komjen Firli Bahuri, Akpol 1991, Muara Jaya, Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan, 8 November 1963; umur 57 tahun, pensiun 2021

  • Staf Ahli Sosial Ekonomi Kapolri Komjen Pol Bambang Sunarwibowo, Akpol 1988, Malang, Jawa Timur, 24 Mei 1966 umur 54 tahun, pensiun 2024

  • Irjen Kemenkumham Komjen Andap Budhi Revianto, Akpol 1988, Jakarta, 23 Juni 1966 umur 54 tahun, pensiun 2024

Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo bersiap mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri di ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/1). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Bila melihat daftar itu, hanya ada 2 jenderal yang pensiun tahun ini. Sisanya, mereka masih punya masa tugas yang panjang bahkan hingga 2025.

Kondisi ini membuat Sigit harus berpikir keras bagaimana mengelola jabatan untuk para senior. Melihat dari ruang jabatan, tentu tak ada lagi yang bisa diisi.

Di sisi lain, tak elok rasanya membiarkan 3 tahun tanpa rotasi jabatan di tubuh Polri.

Opsi lain yang mungkin ditempuh, yakni menempatkan para jenderal senior di jabatan fungsional di luar Polri. Misalnya menjadi Sekjen di sejumlah kementerian.

Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo bersiap mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri di ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/1). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Sigit bukan yang pertama menghadapi pengelolaan senior di atasnya saat menjadi Kapolri. Pendahulunya, Jenderal (purn) Tito Karnavian juga serupa, menjadi Kapolri di usai muda dengan melewati sejumlah senior di atasnya.

Tak sampai di situ, mantan ajudan Jokowi itu juga harus berpikir betul bagaimana regenerasi untuk para jenderal bintang dua atau juniornya.

Sejumlah nama jenderal bintang dua memang selalu menemaninya jelang pencalonan Kapolri. Sebut saja Irjen Wahyu Widada, Kapolda Aceh, peraih Adhi Makayasa, yang juga ketua tim penyusun naskah Polri PRESISI.

Fit and Proper Test Kapolri di DPR RI. Foto: Dok. DPR RI

Lalu, ada Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Kapolda Jatim Nico Afinta, Kapolda Sulut Irjen Panca Putra Simanjuntak yang juga ikut di dalam ruangan saat fit and proper test.

Itu belum termasuk Wakabareskrim Irjen Wahyu Hadiningrat dan Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono yang ikut mengantar.

Dengan segala dilema yang dihadapi, Sigit tetap menegaskan, Polri solid.

"Mohon izin bapak, yang hadir mendampingi kami ini susunannya adalah urutan senior mulai dari 87, 88, 89, 90, kami sendiri 1991 beserta leting kami, dan adik-adik kami. Mohon izin melaporkan, bahwa saat ini Polri solid Pak," ujar Listyo yang disambut tepuk tangan.

Calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo bersiap mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri di ruang Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/1). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Terkait penumpukan dan regenerasi di Polri, Sigit juga memastikan sudah menyiapkan langkah agar organisasi berjalan baik.

“Ke depan kami akan menyiapkan rencana pengembangan termasuk tentunya SOTK (Struktur Organisasi Tata Cara Kerja) pengembangan organisasi sehingga ruang-ruang jabatan akan menjadi lebih banyak secara bertahap,” kata Sigit, Rabu (20/1).

“Kemudian bagaimana pada saat mereka lulus dari sekolah mereka juga akan langsung menempati posisi jabatan ini sudah mulai berjalan,” kata dia.