Dinas Bina Marga Mulai Perbaiki Besi Bolong di JPO Kramat Jati
12 Oktober 2025 14:04 WIB
·
waktu baca 2 menit
Dinas Bina Marga Mulai Perbaiki Besi Bolong di JPO Kramat Jati
Tampak ada sekitar 3 petugas yang tengah bekerja di JPO tersebut. Ada yang memasang mur di besi-besi baru yang mau dipasang, ada juga yang mengelas serta menggerinda besi di bawah tangga.kumparanNEWS

ADVERTISEMENT
Dinas Bina Marga DKI Jakarta sudah mulai memperbaiki kerusakan di JPO Kramat Jati yang terintegrasi dengan Halte Transjakarta Kramat Jati, Jakarta Timur pada Minggu (12/10).
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, JPO ini tampak dalam keadaan banyak besi tangga yang bolong hingga berkarat. Menurut petugas yang ditemui kumparan, perbaikan ini sudah dilakukan sejak Sabtu (11/10) malam.
“(Arahannya perbaiki) yang bolong-bolong,” ucap petugas itu.
“Iya (ditambal besi lagi),” tambahnya.
Tampak ada sekitar 3 petugas yang tengah bekerja di JPO tersebut. Ada yang memasang mur di besi-besi baru yang mau dipasang, ada juga yang mengelas serta menggerinda besi di bawah tangga.
Meski tengah diperbaiki, akses di tangga tak ditutup. Warga masih bisa mengakses JPO dengan normal meski harus berhati-hati saat melewati petugas yang melakukan perbaikan.
Kini, beberapa besi di tangga JPO tersebut sudah tertambal besi baru. Meski begitu, masih banyak pelat besi di tengah JPO yang tampak rusak, bolong, dan berkarat.
ADVERTISEMENT
Selain itu, masih ada pula kabel menjuntai di sisi-sisi JPO. Lebih lanjut, tampak masih ada rumah lampu yang tak terpasang lampu dan dalam kondisi rusak.
Warga Sambut Baik, Minta Perbaikan Besar
Beberapa warga yang dijumpai saat melintas di JPO itu pun menyambut baik perbaikan yang dilakukan petugas Dinas Bina Marga itu. Salah satunya Nina (27) yang sering menggunakan JPO itu.
“Ya bagus deh, jadi lumayan kokoh juga tadi di tangga yang seberang. Semoga nanti nggak ada bolong-bolong lagi,” ucap Nina.
Menurut Nina, JPO Kramat Jati itu memang sudah lama tidak nyaman digunakan karena banyak kerusakan.
“Ya memang nggak nyaman sih ya, suka ada bunyi-bunyi gitu besinya kalo kita jalan kan, terus banyak bolong-bolong juga, bikin takut,” tambahnya.
ADVERTISEMENT
Selain Nina, ada juga Dinda (32) yang turut menyambut baik perbaikan ini. Namun, Dina menilai perlu dilakukan perbaikan besar atau renovasi.
“Kalau kayak gini kan cuma ditambel-tambel ya, kalo bisa sih jangan cuma dibenerin dikit doang kayak gini, dibangun ulang lah kalo bisa, dibikin yang bagus,” ucap Dinda.
Pendapat Dinda pun didukung oleh Agus (40). Ia juga menilai perlu adanya renovasi di JPO yang terletak tepat di depan Pasar Kramat Jati ini.
“Saya tiap lewat sini selalu ngelihatnya gak enak gitu,” ucap Agus.
“Sebenarnya mah kalo bisa jangan cuma besinya ya (yang diperbaiki), tapi kayak atap-atapnya juga nih dibenerin,” tambahnya.
