Dinkes DKI: Ada 3 Kasus Positif Hantavirus, 6 Suspek Dimonitor
·waktu baca 2 menit

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengatakan hingga saat ini, tercatat tiga kasus positif hantavirus dan enam orang suspek yang masih dalam pemantauan di wilayah DKI Jakarta.
“Untuk update kasus hantavirus yang ada di Jakarta, sampai dengan saat ini kita masih menemukan ada tiga kasus positif yang kemarin sudah saya sampaikan, tapi ada enam suspek yang masih terus kami monitor sampai dengan hari ini,” kata Ani di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Senin (18/5)
Ia menjelaskan, Dinkes DKI telah mengeluarkan surat kewaspadaan kepada seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta sebagai tindak lanjut surat kewaspadaan dari Kementerian Kesehatan. Selain itu, sejumlah RSUD juga ditetapkan sebagai rumah sakit sentinel untuk memperkuat pemantauan kasus.
“Untuk hal-hal kewaspadaan yang sudah dilakukan oleh Dinas Kesehatan menindaklanjuti surat kewaspadaan dari Kementerian Kesehatan, kami sudah memberikan surat edaran terkait kewaspadaan kasus hanta ini untuk seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Jakarta,” ujarnya.
Ani menambahkan, Dinkes juga membentuk tim gerak cepat untuk memperkuat sistem kewaspadaan dini jika terjadi peningkatan kasus di masyarakat.
"Juga ada tim gerak cepat yang terus melakukan sistem kewaspadaan dini apabila memang ada peningkatan kasus yang cukup signifikan," ujar Ani.
Dari sisi pencegahan, ia mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup bersih, terutama dalam mencegah penularan hantavirus yang dibawa oleh tikus melalui kotoran, urine, maupun air liur.
“Sehingga perlu diwaspadai pada saat kita membersihkan area-area yang ada kotoran tikus, dipastikan bahwa ventilasinya bagus, kemudian jangan dibersihkan dalam keadaan kering. Jadi harus disemprot dulu dengan disinfektan,” kata Ani.
