Dino Patti Djalal Minta Anies-Kapolda Metro Usut Mafia Sertifikat Tanah

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pendiri Foreign Policy Community Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal. Foto: Nurul Nur Azizah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pendiri Foreign Policy Community Indonesia (FPCI), Dino Patti Djalal. Foto: Nurul Nur Azizah/kumparan

Mantan Duta Besar Indonesia untuk AS, Dino Patti Djalal mengungkap komplotan mafia sertifikat rumah. Keluarganya menjadi salah satu korban para komplotan itu.

"Agar publik waspada, satu lagi rumah keluarga saya dijarah komplotan pencuri sertifikat rumah. Tahu-tahu sertifikat rumah milik Ibu saya telah beralih nama di BPN padahal tidak ada AJB (Akta Jual Beli), tidak ada transaksi bahkan tidak ada pertemuan apa pun dengan Ibu saya," kata Dino dalam akun twitternya yang terverifikasi, Rabu (10/2).

Dipaparkan Dino, ada sejumlah modus yang dilakukan, antara lain: mengincar target, membuat KTP palsu, berkolusi dengan broker hitam dan notaris bodong, lalu memasang figur-figur mirip foto di KTP yang dibayar untuk berperan sebagai pemilik KTP palsu.

X post embed

"Komplotan ini sudah secara terencana menargetkan sejumlah rumah ibu saya yang sudah tua," tutur Dino.

Dino meminta agar Gubernur DKI Anies Baswedan dan Kapolda Metro Jaya segera mengusut tuntas mafia sertifikat tanah itu.

"Saya mohon perhatian Gubernur ‪@aniesbaswedan‬ dan Kapolda Metro untuk meringkus semua komplotan mafia tanah yang kiprahnya semakin rugikan dan resahkan rakyat. Saya juga harap masyarakat agar berani lawan mafia tanah. Para korban mafia tanah agar bersatu melawan mereka #berantasmafiatanah," ujar Dino‬

Ditegaskan Dino, polisi harus bisa dan berani membongkar tuntas para sutradara, bos ataupun aktor intelektual komplotan pencuri sertifikat rumah ini, bukan hanya menangkap kroco-kroconya.

"Komplotan ini sangat lihai dan licin, dan sudah terlalu banyak merugikan rakyat," beber Dino.

Kini, Dino mengatakan, para sutradara komplotan sertifikat rumah keluarganya sudah mulai bisa diidentifikasi. Pada waktunya, Dino mengaku akan menyebarkan foto dan nama para komplotan itu.

Namun, Dino meyakini respons awal pimpinan komplotan itu nantinya adalah mencoba menyogok aparat keamanan agar bebas dari hukum.

"Hari ini, polisi telah mulai usut kasus rumah ibu saya (lihat foto) dan kejar pelakunya. Sebagai keluarga korban, sebagai pembayar pajak, saya minta polisi berantas komplotan ini dengan profesional, cepat + tuntas, terutama otak/pimpinannya," tandas Dino.

kumparan sudah mengontak Dino dan Polda Metro terkait kasus mafia tanah ini.