Dirjen WHO Sebut Masih Butuh Studi Lanjutan soal Asal Virus Corona

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana Wuhan, China ketika satu tahun virus corona merebak. Foto: Ng Han Guan/AP PHOTO
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Wuhan, China ketika satu tahun virus corona merebak. Foto: Ng Han Guan/AP PHOTO

WHO memastikan mereka terbuka atas semua hipotesis tentang asal-usul pandemi virus corona. Namun, kemungkinan tersebut membutuhkan studi lanjutan.

Keterangan itu disampaikan Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, sesaat usai dokumen investigasi asal corona diungkap kantor berita AFP. Dalam laporan tersebut, corona ditularkan kelelawar ke manusia lewat hewan perantara yang tidak diungkap apa.

"Semua hipotesis terbuka, dari apa yang saya baca di laporan itu. Studi lanjutan diperlukan," kata Tedros seperti dikutip dari AFP.

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus. Foto: REUTERS/Denis Balibouse

AFP sendiri telah mendapat dokumen tersebut pada Senin (29/3/2021). Padahal, dokumen itu baru akan dirilis Selasa (30/3/2021).

Jelang laporan dirilis, Tedros memastikan seluruh hasil investigasi para ahli akan didiskusikan besok.

"Mendengarkan mereka akan sangat penting," ucap Tedros terkait konferensi pers WHO besok.

Peter Daszak dan Thea Fischer, anggota tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang bertugas menyelidiki asal-usul penyakit virus korona (COVID-19) di Wuhan, China. Foto: Thomas Peter/REUTERS

Investigasi asal virus corona di Wuhan dilakukan berbagai ahli dunia dibantu dan peneliti China. Penyelidikan digelar di berbagai tempat di Wuhan pada akhir Januari hingga awal Februari.

Tepat usai penyelidikan di Wuhan, WHO sempat menggelar konferensi pers. Saat itu, WHO menyatakan belum bisa menarik kesimpulan bulat soal asal corona.