Dishub Jabar Siapkan Aturan Pembatasan Transportasi di Bogor, Depok, dan Bekasi

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana kawasan Jalan Merdeka yang ditutup untuk kendaraan di Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/4/2020).  Foto: Antara/Novrian Arbi
zoom-in-whitePerbesar
Suasana kawasan Jalan Merdeka yang ditutup untuk kendaraan di Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/4/2020). Foto: Antara/Novrian Arbi

Pemprov Jabar telah mengusulkan lima daerah yakni Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten dan Kota Bekasi, serta Kota Depok agar diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Usulan tersebut masih menunggu izin Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Meski demikian, Dinas Perhubungan Jabar telah bersiap dengan menyiapkan aturan pembatasan transportasi di 5 daerah tersebut.

Kadishub Pemprov Jabar, Hery Antasari, mengatakan pembatasan transportasi dapat dilakukan secara total maupun parsial, bergantung pada keputusan mengenai PSBB yang diusulkan.

"Saya tidak bisa sebutkan sekarang karena memang PSBB-nya pun kan belum dipenuhi dan dilaksanakan. Tapi kita bersiap dan konsep dari pembatasan transportasi ini kan banyak jenisnya," ujar Hery di Mapolrestabes Bandung, Rabu (8/4).

"Terhadap sarananya atau secara total prasarananya dihentikan operasinya seperti DKI untuk beberapa moda angkutan. Tapi semua skenario itu kita siapkan, intinya itu," lanjutnya.

Kadishub Pemprov Jabar, Hery Antasari. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Hery memastikan, apabila PSBB diterapkan, pembatasan transportasi dikecualikan bagi angkutan logistik. Pembatasan transportasi, kata dia, juga tak kaku.

"Ini dinamis, ya. Pak Menko Maritim (Luhut Binsar Panjaitan) juga menyampaikan bahwa kebijakan ini kan semua negara, semua kota dan provinsi enggak ada yang punya pengalaman. Bahkan Singapura juga kan terus mengubah kebijakannya tiap tiga minggu ada perubahan," terang Hery.

“Maka kita juga sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat, kita akan terus pantau dan evaluasi beberapa minggu ke depan. Ketika kebijakannya akan ada penyempurnaan, kita akan lakukan penyempurnaan," tandasnya.

Diketahui saat ini di Jabar, pasien positif corona berjumlah 365 orang. Dari jumlah tersebut, pasien yang sembuh 17 orang dan meninggal 35 orang.

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!