Dishub: Peron Stasiun JIS di Sisi Utara Rampung, JPO Dibangun Oktober
·waktu baca 2 menit

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengungkap progres pembangunan Stasiun KRL Jakarta International Stadium (JIS) kian rampung. Saat ini, pembangunan stasiun tersebut sudah memasuki tahap penyelesaian peron.
Stasiun JIS diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat untuk menghadiri perhelatan olahraga hingga seni budaya di JIS. Khususnya jelang rencana penyelenggaraan Piala Dunia U-17 di Indonesia.
"Untuk stasiun sementara, saat ini progresnya sudah selesai pembangunan peron di sisi utara," kata Syafrin saat mengevaluasi fasilitas JIS bersama Kementerian PUPR, PSSI, dan PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi, Selasa (4/7).
Ia melanjutkan, saat ini akan segera di bangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) untuk mobilisasi masyarakat ke JIS. Targetnya, JPO dapat mulai dibangun pada Oktober, dan akan menjadi akses stasiun.
"Yang akan dilanjutkan adalah pembangunan JPO. Sudah ada bantuan dari Pak Menteri PUPR bahwa untuk pemasangan itu akan dipercepat. Sehingga tidak lagi selesai di akhir Oktober, dan akan dipercepat sehingga kami bisa langsung masuk untuk pembangunan JPO. Untuk connecting ke sisi selatan dan kemudian masuk dari pintu timur penumpangnya ke area JIS," ungkap dia.
Syafrin menerangkan selain JPO dan stasiun tersebut, juga akan dibangun perlintasan sebidang untuk warga menuju lahan parkir baru.
"Juga akan disiapkan perlintasan sebidang karena di ujung jalan di kampung bambu akan disiapkan lokasi parkir untuk pengunjung yang akan masuk ke JIS. Jadi itu akan disiapkan dalam waktu dekat," kata Syafrin.
Pemprov DKI akan membangun lahan parkir baru di sekitar JIS. Area itu memiliki luas 5.000 meter persegi.
"Kantung parkir akan ditambah di kampung. Luas lahannya sekitar 5.000 meter yang akan dioptimalkan tambahan selain yang ada di Ancol dan juga nanti di depan sini diperuntukkan untuk ITF itu akan full menjadi lokasi parkir. Jadi akan ada tambahan lokasi parkir," ujarnya.
"[Lahan] parkir untuk milik Pemprov yang di depan. Di seberang ini milik Pemprov. Kemudian yang di Kampung Bambu itu adalah kerja sama kami dengan PT KAI," pungkasnya.
