Disorot Daniel Mananta, Disdik DKI Cek Toilet Gender Netral di Sekolah Swasta
·waktu baca 2 menit

Toilet untuk gender netral di lingkungan sekolah belakangan ramai disorot. Selebriti sekaligus ayah dua anak, Daniel Mananta, sempat mengungkap kekhawatirannya mendapati satu sekolah internasional yang menyediakan toilet untuk gender netral.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Purwosusilo mengatakan, pihaknya telah menelusuri informasi tersebut.
"Terkait yang di sekolah kerja sama internasional kami (melakukan) pengecekan. Sedang berlangsung saat ini," kata Purwosusilo kepada wartawan, Selasa (8/8).
"Kami juga butuh waktu karena butuh koordinasi dengan berbagai pihak jika menyangkut sekolah internasional. Yang jelas TK, SD, SMP, SMA, SMK, (umumnya) toiletnya ada dua, laki-laki dan perempuan," imbuh dia.
Di luar sekolah internasional, Purwosusilo memastikan tak ada sekolah di DKI Jakarta yang menyediakan toilet gender netral.
"Kami sudah lakukan pengecekan di seluruh satuan pendidikan di DKI Jakarta bahwa tidak ditemukan toilet gender netral. Yang ada adalah toilet yang jelas, laki-laki perempuan. Mulai TK, SD, SMP, SMA kami tidak temukan seperti itu, artinya clear," terang dia.
Meski demikian, Purwosusilo menerangkan tindak lanjut terkait polemik tersebut menjadi wewenang pusat atau Kemendikbud. Pihaknya hanya akan membantu dari segi pengecekan karena berkaitan dengan tanggung jawab wilayah DKI.
"Adanya pemberitaan itu, kami sedang kumpulkan data dari sekolah kerja sama, yaitu sekolah internasional. Sebetulnya dengan sekolah internasional itu kita kerja sama dengan Kementerian Pendidikan. Namun, karena ini berada di wilayah DKI jakarta maka kami juga sedang dalami hal itu," ungkap Purwosusilo.
"Kalau intervensinya, kewenangan penuhnya di Kemendikbud," imbuhnya.
Sebelumnya, Daniel Mananta mengaku terkejut dengan adanya toilet tiga gender, yakni perempuan, laki-laki, dan netral di sekolah. Terlebih, pihak sekolah mengatakan itu merupakan bentuk dukungan untuk pilihan setiap anak.
Bahkan, konselor sekolah juga bersedia menjaga informasi apa pun yang disampaikan anak dari orang tuanya.
“Pas saya lagi ke sekolahan tersebut, saya datang, saya ke resepsionisnya, di situ udah ada WC untuk laki, boys, perempuan, girls, dan gender netral,” ungkap Daniel saat berbincang dengan ulama Quraish Shihab di kanal YouTube-nya.
