Dispar DKI Pastikan Sudah Hapus Anggaran Rp 5 M untuk Influencer

Pemprov DKI sebelumnya menganggarkan Rp 5 miliar untuk membayar 5 influencer yang akan mempromosikan pariwisata DKI Jakarta. Namun, menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya DKI Edy Junaedi memastikan anggaran tersebut sudah dihapus atas instruksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
"Usulan kegiatan ini, sudah dihapus di awal Oktober sebagai tindak lanjut arahan Pak Gubernur untuk efisiensi anggaran dan lebih melibatkan masyarakat dalam berkolaborasi dalam program-program Pemprov DKI Jakarta," ujar Kadisparbud Edy di Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (30/10).
Karena anggaran tersebut sudah dihapus dari Oktober lalu, Edy memastikan, dana untuk influencer itu tidak akan diloloskan ke APBD DKI. Namun, ia mengakui, di dalam sistem memang masih tercantum karena belum ada revisi penginputan.
"Karena waktu revisi penginputan itu harus menunggu pembahasan, sehingga belum dihapus dalam sistem, tapi dalam sistem internal anggaran tersebut sudah tidak ada lagi," jelasnya.
Dalam KUA-PPAS di bagian III Komisi B, tercatat anggaran untuk kegiatan penyelenggaraan aktivitas pariwisata dan budaya melalui media sosial. Anggaran senilai Rp 5.008.691.930 itu ditujukan untuk lima orang influencer.
