Ditelepon Jokowi, Kapolri Gerak Cepat Perintahkan Semua Kapolda Berantas Pungli

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers di Lanud Ngurah Rai, Bali, Sabtu (24/4). Foto: Denita BR Matondang/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers di Lanud Ngurah Rai, Bali, Sabtu (24/4). Foto: Denita BR Matondang/kumparan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons cepat perintah Presiden Jokowi soal maraknya pungli terhadap sopir truk kontainer di Pelabuhan Pelindo II, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Tak hanya di Tanjung Priok, Jenderal Sigit memerintahkan seluruh Kapolda untuk memberantas pungli di daerah mereka, termasuk di pelabuhan di wilayahnya.

“Bapak Kapolri langsung bergerak untuk menindak para pelaku di Pelabuhan Tanjung Priok dan pelabuhan yang lain dalam bentuk [Surat] Telegram kepada para Kapolda untuk melaksanakan penindakan terhadap pungli yang terjadi di wilayahnya,” kata Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto kepada kumparan, Kamis (10/6).

Sejumlah kontainer terparkir di Terminal 3 Tanjung Priok, Jakarta, Senin (17/2). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Agus menuturkan, Bareskrim akan menindaklanjuti perintah Presiden Jokowi. Tanpa ragu pihaknya akan menindak pelaku pungli.

“Tegak lurus melaksanakan petunjuk bapak Presiden,” ujar Agus.

Sebelumnya, Jokowi sempat menerima keluhan para sopir kontainer di Pelabuhan Pelindo II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, usai meninjau vaksinasi massal, Kamis (10/6) pagi.

Dalam dialog, salah satu sopir mengakui marak pungutan liar dan pemalakan, terutama terjadi saat macet akibat pembangunan pelabuhan.

Atas keluhan tersebut, Jokowi tiba-tiba meminta ajudan menghubungkan telepon dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

kumparan post embed

"Pak Kapolri, selamat pagi, ini saya di Tanjung Priok ada keluhan banyak keluhan dari para driver kontainer yang berkaitan dengan pungutan liar pungli di Fortune, di NPCT1, kemudian di Depo Dwipa. Pertama itu," kata Jokowi.

"Yang kedua juga kalau pas macet, itu banyak driver-driver yang di palak sama preman-preman ini tolong bisa diselesaikan, itu saja," imbuhnya.