Djarot Janji Kartu Jakarta Lansia Rp 600 Ribu/Bulan Terealisasi Mei

Calon Wakil Gubernur DKI petahana Djarot Saiful Hidayat sering mengampanyekan salah satu program andalannya, yaitu Kartu Jakarta Lansia (KJL). Djarot menyebut kartu khusus lansia yang tidak mampu itu akan mulai direalisasikan Mei.
"Tahun ini dapat. Insyaallah bulan April diusulkan, dan bulan Mei bisa dilaksanakan," kata Djarot saat kampanye di Kampung Ciliwung, Pejaten Timur, Jakarta Selatan, Senin (20/3).

Kartu Jakarta Lansia memiliki program yang mirip dengan Kartu Jakarta Pintar (KJP), yaitu yang bersangkutan otomatis akan mendapatkan bantuan dana melalui rekening Bank DKI.
"Langsung ditransfer ke nomor rekening yang bersangkutan. Satu bulan jumlahnya Rp 600 ribu," jelasnya.
Baca: Djarot Sosialisasikan KJMU dan Kartu Lansia saat Kampanye di Munjul
Namun, Djarot mengimbau pemegang KJL harus memanfaatkan fasilitas tersebut untuk membeli kebutuhan pokok para lansia, seperti beras, telur, dan daging.
"Untuk beli daging, beli tempe, beli beras, beli telur, beli susu. Supaya kualitasnya naik dan sehat," ujar pria yang pernah menjabat Wali Kota Blitar dua periode itu.
Data-data yang diperlukan untuk mendaftar sebagai pemegang Kartu Jakarta Lansia adalah KTP, KK, dan foto rumah bila perlu untuk menunjukkan bahwa warga yang bersangkutan memang warga yang kurang mampu di DKI Jakarta.
Baca: Djarot Kunjungi Lansia dan Beli Mendoan saat Blusukan di Buaran
