Djarot Soal Pembagian Sembako: Kita Anti

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyayangkan aksi pembagian sembako yang dilakukan saat masa tenang kampanye berlangsung. Djarot meminta agar aparat bertindak tegas mengusut dugaan money politic dalam bentuk pembagian sembako.
"Makanya kami anti (bagi-bagi sembako). Kalau ada yang seperti itu harus ditindak tegas," kata Djarot usai meluncurkan program rumah bedah di Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (17/4).
Djarot tidak takut apabila citra dan elektabilitasnya berpengaruh karena kasus ini. Dirinya juga meminta agar setiap pihak yang berkompetisi dalam Pilgub DKI Jakarta untuk menjaga situasi agar tetap sejuk dan kondusif.
"Kita anti gitu loh. Makanya jangan pihak-pihak lain memanfaatkan yang kayak begini. Tolong dijaga," tuturnya.
Baca juga: Sandi Tantang Kubu Ahok-Djarot Buktikan Tudingan Bagi-bagi Sembako
Sebelumnya, Ketua Panitia Pengawas Pemilih Kecamatan Kalideres Jakarta Barat, Rudi Supriadi, mengungkapkan adanya pembagian sembako yang diduga berasal dari paslon nomor dua. Temuan itu dia dapat dari laporan masyarakat.
Di lokasi pembagian, pihaknya menemukan 6 mobil yang terdiri dari 3 mobil box dan dan 3 mobil pickup berisi bungkusan sembako dengan rincian 2 kg beras, 1 kg minyak kemasan, dan 1 kg gula pasir.
Baca juga: Neno Warisman Laporkan Tim Ahok-Djarot ke Bawaslu karena Sembako
