Dosen UGM Ditemukan Tewas Gantung Diri

15 Agustus 2019 16:34
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Dosen UGM Ditemukan Tewas Gantung Diri (78406)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bunuh diri Foto: Shutterstock
Dosen Fakultas Teknik Elektro, Universitas Gadjah Mada (UGM), BS (55), ditemukan tewas gantung diri di teras rumahnya di kawasan Wirogunan, Kecamatan Mergangsan, Kota Yogyakarta.
ADVERTISEMENT
Kapolsek Mergangsan, Kompol Tri Wiratmo, mengatakan korban mengakhiri hidup diduga karena depresi penyakitnya tidak kunjung sembuh dari Maret 2019.
"Belum tahu (penyakitnya), keluarga tertutup. Hanya (informasinya) depresi dan dalam perawatan dokter jiwa di Purinirmala," ujar Tri saat dihubungi, Kamis (15/8).
Dosen UGM Ditemukan Tewas Gantung Diri (78407)
zoom-in-whitePerbesar
Polisi berjaga di dekat lokasi dosen UGM tewas gantung diri. Foto: Dok. Istimewa
Tri menjelaskan BS ditemukan tewas pada pukul 11.00 WIB. Korban yang diketahui kelahiran Purworejo, Jawa Tengah, ditemukan tewas oleh Yuli Setiyanti (47) usai pulang belanja.
"Korban di rumah bersama saksi Yuli Setiyanti dan Suparno. Jam 09.00 WIB Bu Yuli Setyanti pergi ke Wijilan dan belanja di warung sayur. Jam 11.00 WIB pulang ternyata korban meninggal dunia dengan cara gantung diri menggunakan tali tambang di teras," kata Tri.
Dihubungi terpisah, Kepala Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani, membenarkan korban merupakan dosen aktif di UGM.
ADVERTISEMENT
"Saya menerima kabar dari teman-teman. Terus setelah itu kita cek dari data kepegawaian beliau adalah dosen Teknik Elektro UGM. Terus kemudian tim dari Fakultas Teknik dan sebagainya juga mengonfirmasi memang benar kejadian itu," ujarnya.
Dosen UGM Ditemukan Tewas Gantung Diri (78408)
zoom-in-whitePerbesar
Polisi berjaga di dekat lokasi dosen UGM tewas gantung diri. Foto: Dok. Istimewa
Namun, Iva belum mengetahui secara detail soal penyakit yang dialami korban. Iva mengatakan UGM menyerahkan kasus ini ke polisi.
"Jelas kami kaget berduka terhadap kejadian ini tapi kami menunggu hasil dari pihak berwajib. Kalau sudah ada informasi baru mungkin kita mau memikirkan seperti apa. Sampai saat ini kita menunggu," tutupnya.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020