DPR-Kemendagri Bahas Persiapan Pilkada Bagi Pengungsi Letusan Gunung Lewotobi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana Rapat Komisi II DPR RI bersama Kementerian Dalam Negeri di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (31/10/2024).  Foto: Alya Zahra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Rapat Komisi II DPR RI bersama Kementerian Dalam Negeri di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (31/10/2024). Foto: Alya Zahra/kumparan

Komisi II DPR RI rapat bersama Kementerian Dalam Negeri untuk membahas persiapan Pilkada di kawasan Bali, Nusa Tenggara Timur dan NTB, Rabu (20/11).

Dalam rapat, Wamendagri Bima Arya menjelaskan persiapan Pilkada di daerah yang terdampak letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki di NTT.

“NTT ini menjadi atensi dari pemerintah pusat. Kami telah mengadakan rapat koordinasi beserta KPU, Bawaslu dan Forkopimda di Nusa Tenggara Timur dan langkah-langkahnya telah dilakukan bersama,” kata Bima dalam rapat, Rabu (20/11).

Wamendagri Bima Arya bersama Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin menjawab pertanyaan wartawan di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2024). Foto: Alya Zahra/kumparan

Bima mengatakan, akibat letusan ini total ada 29 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan 13.782 pemilih yang terdampak langsung.

Untuk itu, Kemendagri telah menjalin koordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil setempat untuk memudahkan penerbitan dokumen warga agar bisa memakai hak suaranya.

“Kami telah menginstruksikan kepada Dukcapil untuk memudahkan proses warga agar bisa mendapatkan hak pilihnya dengan mengeluarkan dokumen yang dibutuhkan,” kata Bima.