DPR Pesan 20 Ribu Alat untuk Rapid Test dari China

DPR akan melakukan rapid test bagi seluruh anggota untuk mengantisipasi penularan virus corona. Sekjen DPR Indra Iskandar mengatakan, pengadaan alat rapid test dipesan langsung oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dari China.
"Itu Pak Dasco langsung yang pesan ke sana (China) dari pabriknya," kata Indra saat dihubungi, Senin (23/3).
Indra menjelaskan jumlah keseluruhan rapid test yang dipesan sebanyak 20 ribu alat. Pendanaan berasal dari sumbangan pimpinan dan anggota DPR. Namun, ia tak merinci berapa total sumbangan yang ada.
"(Alat yang dipesan) di atas 20 ribu lebih untuk tes. Saya enggak paham (berapa total dananya," kata Indra.
Saat dihubungi terpisah, Anggota Komisi I Fraksi Golkar Dave Laksono mengatakan dirinya telah meminta PT Kirana Jaya Lestari untuk menyumbangkan 2.000 alat rapid test ke Kemenkes. Namun, kata dia, untuk pengecekan anggota dewan tetap menggunakan pengadaan dari Kesetjenan DPR.
"Jadi kalau pun yang untuk anggota DPR bukan gratis juga, itu ada pengadaan dari Kesetjenan. Dan itu diutamakan bagi anggota yang ada symptomsnya, ada indikasinya," ucapnya.
DPR rencananya akan melakukan rapid test bagi 575 anggota dewan beserta anggota keluarganya pada Jumat (27/3). Pelaksanaan tes diperkirakan akan diikuti oleh 2 ribu lebih orang.
