Dua Bandar Sabu Ditembak Polisi di Pamulang, 1 Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi narkoba. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi narkoba. Foto: kumparan

Dua orang diduga bandar narkoba jenis sabu berinisial M dan UA ditembak oleh polisi saat hendak ditangkap di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (4/1). Satu pelaku berinisial M tewas saat dilarikan ke rumah sakit.

"Tersangka M meninggal saat perjalanan ke rumah sakit dan tersangka UA luka tembak pada kaki," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa saat dihubungi, Selasa (4/1).

Mukti menjelaskan, kedua pelaku ini memang sudah menjadi target polisi hingga akhirnya ditangkap saat hendak melakukan transaksi narkoba.

"Sudah target makanya anggota membuntuti," jelasnya.

Namun, karena sadar diikuti polisi, M dan UA langsung mencoba melarikan diri dengan mobil yang dikendarainya. Dalam pelariannya, kedua pelaku sempat menabrak beberapa kendaraan lain.

"Para tersangka lari dengan menggunakan Honda Jazz dengan kecepatan tinggi," ujar Mukti.

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan usai razia protokol kesehatan di Tangerang Selatan, Jumat (26/3 Foto: Fianda Sjofjan Rassat/ANTARA

"Menabrak seorang Ibu yang mengendarai sepeda motor, dan ibu terjatuh dibawa ke rumah sakit, lalu menabrak mobil Honda Jazz dan mobil Suzuki," lanjutnya.

Akibat hal tersebut, polisi akhirnya memberikan tindakan tegas dengan menembak para pelaku. Tembakan diarahkan ke mobil pelaku.

"Kemudian anggota melepas tembakan tegas dan terukur, ke arah mobil pelaku," pungkasnya.

Dari kejadian ini, polisi berhasil mengamankan 4 kilogram sabu dari tangan para pelaku. Hingga kini polisi masih mendalami asal sabu tersebut.