Dua JPO di Jaktim Diperbaiki, Rekayasa Lalin Dilakukan hingga Akhir Oktober

14 Oktober 2025 10:46 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dua JPO di Jaktim Diperbaiki, Rekayasa Lalin Dilakukan hingga Akhir Oktober
Dishub DKI memperbaiki dua JPO di Jakarta Timur, tepatnya di Jalan Otto Iskandardinata dan Taman Mini 1. Rekayasa lalu lintas diberlakukan hingga akhir Oktober.
kumparanNEWS
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Halte Jaga Jakarta, Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Halte Jaga Jakarta, Senen, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2025). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
ADVERTISEMENT
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) selama proses pemeliharaan dua jembatan penyeberangan orang (JPO) di wilayah Jakarta Timur.
ADVERTISEMENT
Kedua JPO tersebut berada di Jalan Otto Iskandardinata dan Jalan Taman Mini 1.
Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, pekerjaan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan fasilitas penyeberangan bagi masyarakat.
“Sehubungan dengan adanya pekerjaan pemeliharaan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Otto Iskandardinata dan Jalan Taman Mini 1, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta melakukan rekayasa lalu lintas,” ujar Syafrin dalam keterangannya, Selasa (14/10).
Berikut Rincian Rekayasa Lalu Lintas dan jadwal pengerjaan:
1. JPO Jalan Otto Iskandardinata
Waktu pelaksanaan: 5–31 Oktober 2025
Selama pekerjaan berlangsung, tidak menggunakan area badan jalan
Jenis pekerjaan: pengecatan, pemasangan plat bordes tangga, perbaikan profil baja, dan atap ACP
2. JPO Jalan Taman Mini 1
ADVERTISEMENT
Waktu pelaksanaan: 14–31 Oktober 2025
Saat pengangkatan ornamen atau plat dekoratif, akan dilakukan penutupan satu lajur secara bertahap mulai pukul 22.00 hingga pukul 04.00 WIB
Pekerjaan dilakukan dalam empat segmen dengan jenis pekerjaan yakni pengecatan, pemasangan plat bordes tangga, perbaikan profil baja, atap ACP, serta plat dekoratif karakter
Ilustrasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Syafrin mengatakan, pelaksana proyek yakni PT Gratia Bangun Persada, bertanggung jawab penuh terhadap keselamatan pengguna jalan, baik pengendara bermotor maupun tidak bermotor.
“Pelaksana pekerjaan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keselamatan dan keamanan pengguna jalan di lokasi pekerjaan,” kata Syafrin.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rute perjalanan selama masa pekerjaan berlangsung.
“Kami mengimbau pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang berlaku. Patuhi rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan, serta utamakan keselamatan,” tutupnya.
ADVERTISEMENT