Dudung Sebut Tidak Ada Wantimpres di Kabinet Prabowo: Hanya Ada Penasihat Khusus

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan berita acara untuk ditandatangi oleh mantan KSAD Dudung Abdurachmann saat pelantikan kepala badan dan utusan khusus presiden di Istana Negara Jakarta, Selasa (22/10/2024). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan berita acara untuk ditandatangi oleh mantan KSAD Dudung Abdurachmann saat pelantikan kepala badan dan utusan khusus presiden di Istana Negara Jakarta, Selasa (22/10/2024). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

Eks KSAD Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional. Pelantikan digelar di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/10).

Dudung yang juga menjabat Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan ini ditanya tugas dan fungsi dari Penasihat Khusus Presiden.

Apakah Penasihat Khusus Presiden akan menggantikan tugas dan fungsi dari Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Dudung menyebut, Prabowo tidak akan mempunyai Wantimpres karena sudah ada Penasihat Khusus.

"Setahu saya ini lah penasihatnya hanya satu. Tidak ada Wantimpres," kata Dudung setelah pelantikan.

Suasana saat pelantikan kepala badan dan utusan khusus presiden di Istana Negara Jakarta, Selasa (22/10/2024). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden

Eks Pangdam Jaya ini mengatakan, Penasihat Khusus melapor langsung kepada Prabowo. Meski begitu, mereka tetap akan berkoordinasi dengan Penasihat Khusus lainnya.

"Pasti kan itu masing-masing bidang ada bidang masalah kesehatan, ada politik, nanti kita koordinasi tidak secara masing-masing," ucap Dudung.

Sementara Penasihat Khusus Prabowo lainnya, Wiranto, juga menyebut dalam bertugas, mereka berkoordinasi langsung kepada Presiden .

"(Koordinasi langsung) dengan Presiden. Masukan yang kita dapat dari berbagai pihak yang bersangkutan dengan tugas dan misi saya," ucap Wiranto.

kumparan post embed

Berikut daftar 7 Penasihat Khusus Presiden Prabowo:

  1. Prof. Dr. Muhadjir Effendy: Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji

  2. Prof.Ir. Purnomo Yusgiantoro,M.Sc., M.A., Ph.D.: Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi

  3. Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, S.E., M.U.P., Ph.D.: Penasihat Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Pembangunan Nasional

  4. Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E. M.M.: Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan

  5. Letnan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K): Penasihat Khusus Presiden Bidang Kesehatan

  6. Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan: Penasihat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan

  7. Jenderal TNI (Purn) Wiranto Penasihat Khusus Bidang Politik dan Keamanan