Dukung Program Prabowo, 600 Truk Distribusikan Jutaan Genteng Majalengka

Sebanyak 600 truk berjajar di Lapangan Pasar Lawas, Kabupaten Majalengka, Minggu (8/11/2026). Truk-truk ini mendistribusikan 2,4 juta genteng buatan lokal Jatiwangi ke berbagai wilayah kota dan kabupaten di Jawa Barat.
Pelepasan pengiriman massal ini disaksikan langsung oleh jajaran menteri dan pimpinan lembaga tinggi negara. Di antaranya, Menko PMK Sugiono, Menteri PKP Maruarar Sirait, Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), hingga Bupati Majalengka Eman Suherman.
Misi Indonesia Asri
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengungkapkan, gerakan massal penggunaan genteng lokal atau gentengisasi lahir dari visi besar Presiden Prabowo tentang Indonesia Asri.
Menurut KDM, visi tersebut menyoroti penataan estetika kawasan hingga pemanfaatan produksi dalam negeri.
"Pesannya adalah Indonesia Asri. Atap rumah terlihat indah pasti kita punya karakteristik kebudayaan. Maka lahirlah gentengisasi untuk menghidupkan kembali produksi dalam negeri yang dikerjakan oleh rakyat," ujar KDM dalam sambutannya.
Pelepasan genteng di Majalengka ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya sukses digelar di Purwakarta.
KDM juga menyoroti soal industri genteng lokal yang sempat terancam gulung tikar akibat gempuran genteng buatan luar negeri serta persepsi harga pasar.
Asuransi Kerja untuk Perajin Genteng
KDM menekankan pentingnya perlindungan bagi para pekerja pabrik genteng yang selama ini minim jaminan sosial.
Mayoritas pemilik pabrik genteng dinilai memiliki keterbatasan kemampuan finansial.
Untuk menyempurnakan kebijakan pusat, Pemprov Jawa Barat berkomitmen memberikan jaminan ketenagakerjaan sebanyak 5,4 juta warga pada tahun 2027 melalui kerja sama dengan Kementerian PMK dan BPJS Ketenagakerjaan.
"Sehingga nanti kesehatannya terlindungi, kecelakaan kerjanya terlindungi. Kalau kecelakaan kerja, dia mendapat santunan Rp 72 juta plus anaknya kuliah gratis sampai perguruan tinggi sebanyak dua orang," katanya.
Selain genteng, Pemprov Jabar juga menggerakkan ekonomi lokal dengan mewajibkan penggunaan material bata berbasis tanah untuk pembangunan gerbang Pemprov, sekolah, kantor, hingga ornamen jalan.
Sementara untuk wilayah selatan, penggunaan bambu dan ijuk akan disesuaikan dengan kearifan lokal setempat.
Cerita Sopir Truk: Angkut Ribuan Genteng ke Indramayu
Program pelepasan genteng massal ini dirasakan langsung dampaknya oleh para pengemudi armada angkutan.
Toro, salah seorang sopir truk asal Jatitujuh, mengaku sudah bersiap di Lapangan Pasar Lawas sejak sehari sebelumnya.
"Saya ngikutin acara gentengisasi, pengiriman genteng se-Jawa Barat. Nanti saya ngirim ke Indramayu, yang ke Indramayu ada 100 truk lebih. Muatan di dalam truk macam-macam, ada yang 4.500 genteng," ungkap Toro.
