Edy Rahmayadi dan Bobby Kompak Jelaskan soal Izin Holywings di Medan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution saat bertemu di rumah dinas Gubernur Sumut, Senin (4/7). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Bobby Nasution saat bertemu di rumah dinas Gubernur Sumut, Senin (4/7). Foto: Dok. Istimewa

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan Bobby Nasution akhirnya kompak menjelaskan polemik izin Holywings di Medan yang belakangan ini tengah menjadi sorotan publik.

Didampingi Bobby, Edy mengatakan, izin usaha berisiko tinggi seperti Holywings, memang wewenang dari Pemprov Sumut. Namun dia, mengatakan belum pernah mengeluarkan izin tersebut.

“Jadi Holywings itu, sejak sampai dengan 2021 itu memang (izinnya) milik Kabupaten/Kota. Tapi 2022 ke atas sudah berubah aturannya, milik provinsi. Tapi sampai detik ini, provinsi belum pernah mengizinkan hal hal tersebut,” kata Edy usai rapat penanganan banjir rob di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Medan, Senin (4/7).

“Untuk itu sama sama, karena belum ada suratnya, itu memang uda harus tutup. Tak usah ditawar-tawar lagi,” tambah Edy.

Holywings di Jalan Ahmad Rivai Medan tetap beroperasi Kota Medan, Sumut, Jumat (24/6/2022). Foto: kumparan

Mantan Pangkostrad ini juga meminta tak ada pihak yang memanfaatkan momentum penutupan Holywings, untuk kepentingan pribadi.

“Yang paling penting jangan mencari popularitas, dengan kondisi itu. Mari sama-sama kita jaga ketertiban,” ujar Edy

Kompak dengan jawaban Edy, Bobby menuturkan, Pemkot Medan terakhir kali memberi izin operasi Holywings pada Agustus 2021 lalu. Namun berdasarkan peraturan terbaru, izin berdirinya sekarang berada di Pemprov Sumut.

"Memang sebelum Agustus 2021, izinnya memang Pemkot yang berikan dan kemarin sudah kita berikan izinnya. Namun memang tidak ada surat komitmen dari Holywings," ujarnya.

Bobby menegaskan, dua Holywings di Medan telah ditutup seminggu lalu, lantaran promosi minuman alkohol gratis bagi pemilik nama Muhammad dan Maria.

“Sudah Minggu lalu (Holywings) berhenti beroperasi," tutup Bobby.