Edy Rahmayadi Tinjau Banjir di Mandailing Natal: Ada Akses Jalan Desa Terputus

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat diwawancari di Rumah Dinas Gubernur Kamis (6/5). Foto: Rahmat Utomo/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat diwawancari di Rumah Dinas Gubernur Kamis (6/5). Foto: Rahmat Utomo/kumparan

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi segera meninjau banjir yang menerjang 16 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal. Rencananya, peninjauan dilakukan pada Senin (20/12).

Edy akan didampingi oleh Pangdam I Bukit Barisan Mayjen Hasanuddin dan Kapolda Sumut Irjen Panca Putra Simanjuntak.

Edy mengatakan, banjir di Madina cukup parah. Sebab selain merendam sejumlah kawasan, akses jalan juga ada yang terputus.

“Inilah yang baru mau dilihat ke Madina. Ada beberapa desa yang terputus,” kata Edy di rumah dinasnya sebelum berangkat ke Mandailing Natal.

kumparan post embed

Edy menuturkan, berdasarkan informasi yang ia terima, ada beberapa desa yang masih terendam banjir.

“Ada dua kecamatan (masih banjir), tapi tidak full kecamatan itu,” ujar Edy.

Lebih lanjut, eks Pangkostrad itu telah mengintruksikan jajaran di Pemprov Sumut untuk memberi berbagai bantuan kepada warga yang terdampak.

“Bantuan, kalau itu bantuan tidak usah diomongin itu sudah kewajiban pemerintah memberikan kepada masyarakat. Pastinya sembako nggak mungkin kasih kulkas,” kata Edy.

Sejumlah kecamatan di Madina, Sumut terendam banjir. Foto: Dok. Istimewa

Sebelumnya, banjir melanda Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, sejak Jumat (17/12) hingga Minggu (19/12).

Banjir dipicu hujan dengan intensitas yang cukup tinggi. Ketinggian air juga bervariasi. Mulai dari satu meter hingga dua meter.