Edy Rahmayadi Tinjau Pasar Petisah Medan, Pastikan Stok Pangan Aman saat Nataru

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, saat memantau harga pokok di Pasar Petisah Kota Medan. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, saat memantau harga pokok di Pasar Petisah Kota Medan. Foto: Dok. Istimewa

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meninjau Pasar Petisah, Kota Medan untuk memantau harga kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru).

Dari hasil tinjauannya, Edy menilai harga kebutuhan pokok masih terpantau stabil. Namun, ada beberapa bahan pokok juga yang mengalami kenaikan, meski tidak terlalu signifikan.

“Harga relatif stabil kecuali cabai merah, daging ayam, dan daging sapi. Tapi masih wajar,” ujar Edy Rahmayadi kepada wartawan usai mengunjungi pasar, Rabu (23/12).

Adapun rincian harga bahan pokok saat tinjauan Edy pasar yakni: cabai merah Rp 55 ribu-Rp 56 ribu/kg, daging ayam Rp 31 ribu-Rp 37 ribu, bawang merah Rp 30 ribu-Rp 32 ribu/kg, bawang putih Rp 22 ribu-Rp 24 ribu/kg, daging sapi Rp 130 ribu/kg, telur ayam Rp 1.700/butir, minyak goreng kuning curah sekitar Rp 12.500/liter.

Mantan Pangkostrad ini juga memastikan stok pangan bagi masyarakat Sumut jelang Nataru masih mencukupi. Sehingga, ia berharap tidak ada lonjakan harga.

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, saat memantau harga pokok di Pasar Petisah Kota Medan. Foto: Dok. Istimewa

“Saya berharap ini tidak terjadi lonjakan (harga). Saya lihat pasar berjalan dengan baik, semuanya aman, logistik kita aman selama tidak ada yang urgent, rakyat tenang belanja seperti biasa,” jelas Edy

Kepada pedagang dan pembeli, Edy mengimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga penularan COVID-19 dapat diminimalisir.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumut, Dahler, mengakui sejauh ini ada kenaikan harga pada beberapa bahan pokok dikarenakan meningkatnya permintaan.

Misalnya, permintaan cabai dari Sumut untuk ke sejumlah provinsi. Akan tetapi, Dahler memastikan kenaikan masih batas wajar lantaran stoknya masih banyak.

“Stok kita cukup. Karena mungkin permintaan, saya lihat ada cabai kita yang berangkat ke provinsi lain. Harga masih dalam batas normal,” tutup Dahler.