Eks Jaksa KPK hingga Anggota DKPP Lolos Seleksi Hakim MK

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gedung Mahkamah Konstitusi Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Gedung Mahkamah Konstitusi Foto: Shutterstock

Seleksi calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) sudah masuk ke tahap wawancara terbuka dan tes kesehatan. Delapan orang lolos untuk mengikuti tes tersebut.

"Berdasarkan Keputusan Panitia Seleksi Calon Hakim Konstitusi yang diajukan oleh Presiden Nomor: 06/PANSEL-MK/XII/2019 tanggal 4 Desember 2019," bunyi keputusan panitia seleksi dikutip dari situs Sekretariat Negara, Kamis (5/12).

Ida Budhiati dan Yudi Kristiana. Foto: Dok. DKPP dan Antara Foto/Widodo S. Jusuf

Para calon yang dinyatakan lolos, yakni:

1. Benediktus Hestu Cipto Handoyo (Dosen)

2. Bernard L. Tanya (Dosen)

3. Daniel Yusmic Pancastaki Foekh (Dosen)

4. Ida Budhiati (anggota DKPP)

Anggota DKPP, Ida Budhiati. Foto: Dok. dkpp.go.id

5. Suparman Marzuki (Dosen/mantan Komisioner KY)

6. Umbu Rauta (Dosen)

7. Widodo Ekatjahjana (Dirjen Perundang-undangan Kemenkumham)

8. Yudi Kristiana (Kepala Kejari Jakarta Timur/mantan jaksa di KPK)

Yudi Kristiana. Foto: Antara Foto/Widodo S. Jusuf

Mereka sebelumnya sudah lolos dari seleksi administrasi dan tes tertulis. Setelah lolos dari tes tersebut, mereka diwajibkan mengikuti wawancara terbuka di Aula Gedung 3 Kementerian Sekretariat Negara serta tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto. Tes tersebut digelar pada 11-12 Desember 2019.

kumparan post embed

Panitia seleksi juga meminta masyarakat untuk memberikan masukan terkait para calon hakim MK tersebut. Informasi dari masyarakat bisa disampaikan langsung ke Sekretariat Panitia Seleksi di Kementerian Sekretariat Negara atau melalui email panselmk2019@Setneg.go.id.

Seleksi calon hakim MK ini untuk mencari pengganti I Dewa Gede Palguna yang pensiun pada Januari 2020. Calon yang nantinya terpilih menjadi hakim MK dari unsur Presiden.