Eks Presiden Filipina Rodrigo Duterte Ditangkap Terkait Perang Narkoba

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Foto: REUTERS/Eloisa Lopez
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Foto: REUTERS/Eloisa Lopez

Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte ditangkap pada Selasa (11/3). Penangkapan tersebut dilakukan sesaat setelah Duterte mendarat di bandara internasional Manila, sepulang dari Hong Kong.

Penangkapan Duterte berdasarkan surat perintah Mahkamah Pidana Internasional atau International Criminal Court (ICC). Politikus 78 tahun itu didakwa terkait perang terhadap narkoba yang dilakukan semasa pemerintahannya — yang menewaskan ribuan bandar dan pengedar narkoba.

"Pagi-pagi sekali, Interpol Manila menerima salinan resmi surat perintah penangkapan dari ICC," kata istana kepresidenan Filipina dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AFP.

"Saat ini, dia berada dalam tahanan pihak berwenang,” sambung dia.

Semasa memerintah di Filipina dari 2016 sampai 2022 Duterte meluncurkan kampanye antinarkoba yang mematikan. Sebanyak 20 ribu warga sipil yang terkait penyalahgunaan narkotika di sana dilaporkan kehilangan nyawa.

Sebelumnya Siap Ditangkap

Wakil Presiden Filipina Sara Duterte menyapa ayahnya, mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte, saat sidang House Quad Committee di Quezon City, Metro Manila, Filipina (13/11/2024). Foto: Lisa Marie David/REUTERS

Sebelum ditangkap, Duterte saat berada di Hong Kong menyatakan kesiapannya untuk menghadapi penangkapan oleh ICC.

Duterte ke Hong Kong untuk berkampanye di depan masyarakat Filipina. Dia didampingi oleh putrinya, Sara, yang menjabat Wapres Filipina. Saat ini Sara sedang bersitegang dengan Presiden Filipina, Marcos Junior, dan menghadapi ancaman pemakzulan.

Beberapa saat sebelum Duterte tiba di Manila, keamanan di bandara diperketat. Polisi nasional Filipina, di bawah pengawasan kepala polisi, bersiap melaksanakan penangkapan ini.

kumparan post embed