Eks Sekjen Kemendagri: Setya Novanto Minta Proyek e-KTP Dijaga

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Mantan Sekjen Kemendagri, Diah Anggraeni, membeberkan beberapa pertemuan dengan anggota DPR selama proses pembahasan anggaran proyek e-KTP. Salah satu nama yang disebut Diah adalah Setya Novanto yang kala itu menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPR.

Dalam persidangan kedua kasus korupsi e-KTP, Kamis (16/3) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Diah menjelaskan pernah melakukan pertemuan di Hotel Peacock. Dalam pertemuan itu hadir Andi Narogong, Setya Novanto, dan dua terdakwa dalam kasus ini, yakni Irman dan Sugiharto.

“Waktu itu kami diundang, ada Andi, Setnov, Irman dan Sugiharto. Pukul 20.00 WIB dari kantor,” kata Diah.

Baca juga: Chairuman Harahap Diduga Terima Duit e-KTP Lewat Keponakan

Diah menjelaskan, saat itu Setya Novanto tidak banyak berbicara. Politikus Partai Golkar itu tergesa-gesa dan hanya menyampaikan satu pesan.

“Setnov tergesa-gesa ada acara lain dia bilang 'Di Kemendagri ada program e-KTP program strategis nasional, ayo kita jaga sama-sama'," jelas Diah.

video youtube embed

Setelah itu, Novanto pergi. Diah dan para pejabat Kemendagri lebih banyak berhubungan dengan Andi Narogong.

Setya Novanto yang dalam dakwaan disebut menerima uang Rp 574 miliar telah membantah mengarahkan proyek e-KTP. Novanto juga telah menegaskan tidak mengenal dekat Andi Narogong, yang dalam kasus ini berperan sebagai juru suap.