Evaluasi CFD Perdana di PSBB: Masih Ada Penumpukan hingga Anak-anak Ikut Serta

Pemprov DKI Jakarta sudah membuka kembali kegiatan Car Free Day (CFD) yang biasanya digelar tiap akhir pekan, Minggu (21/6). Menurut Kadishub Pemprov DKI Syafrin Liputo, pelaksanaan CFD perdana di masa PSBB transisi ini berjalan lancar tanpa ada penumpukan massa.
"Memang sejak awal kami melakukan pelarangan kegiatan partisipan yang berpotensi menimbulkan adanya kerumunan dan harapan kami ke depan, sebelum ada zona kuning atau hijau, dari CFD pola yang sekarang kita jalankan bisa kita pertahankan selama masa transisi," jelas Syafrin di lokasi, Minggu (21/6).
Meski demikian, ia tidak menampik jika masih ada beberapa titik di CFD yang mengalami penumpukan pengunjung, misalnya di sekitar Jalan Sumenep. Menurutnya, hal itu akan menjadi salah satu bahan evaluasi untuk penyelenggaraan CFD minggu depan.
"Tentu ini jadi evaluasi kami ke depan, apa yang akan kita lakukan ke depan itu, apakah kita buka sehingga ruangnya jadi lebih banyak atau justru kita tutup arus lalu lintas tidak boleh ke Sumenep. Itu akan kita coba rekayasa sehingga ke depan, optimalisasi di kawasan ini bisa lebih untuk warga yang olahraga," ucapnya.
Selain masalah kepadatan pengunjung, menurut Syafrin, masih ada beberapa pengunjung yang membawa anak kecil. Padahal, anak di bawah 9 tahun dan orang tua di atas 60 tahun serta ibu hamil tidak diperbolehkan mengikuti CFD karena rentan dengan COVID-19.
"Kami imbau yang rentan COVID-19, apakah itu lansia, anak kecil, ibu hamil, untuk sementara jangan dulu ada di area CFD. Untuk jaga kebugaran, silakan di rumah, lakukan olahraga secukupnya. Tentu kita akan coba pikirkan juga regulasi ke depannya," tegasnya.
Beberapa pedagang juga terlihat masih menghiasi CFD meski sudah dilarang selama masa pandemi. Namun, menurut Syafrin, mayoritas pedagang yang masih beroperasi selama CFD bukan merupakan PKL khusus CFD, melainkan pedagang yang memang menetap di sana.
"Yang ada pedagang existing yang ada di sana, jadi bukan PKL. Seperti contoh di Jalan Blora, itu ke arah selatan, di kiri ada pedagang existing, tapi di sisi kanan di terowongan yang ada itu kita larang untuk aktivitas," pungkasnya.
----------------------------------------------
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
----------------------------------------------
Saksikan video menarik di bawah ini.
